Sudah 86 Persen Orang Indonesia Punya Imun Covid, Begini Penjelasan Menkes

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyatakan sudah 86 persen masyarakat Indonesia yang imun terhadap Covid-19.

Editor: Lodie Tombeg
Tribunnews
Menteri Kesehatan (Menkes) RI Budi Gunadi Sadikin 

TRIBUNGORONTALO.COM, Bantul - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyatakan sudah 86 persen masyarakat Indonesia yang imun terhadap Covid-19. Ada dua cara seseorang punya antibodi Covid, melalui vaksinasi dan pernah terpapar virus Corona.

Pernyataan itu disampaikan saat kegiatan Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul DIY tengah melakukan Sero Surveilans Titer antibodi Kuantitatif untuk meneliti tingkat antibodi masyarakat.

Pemeriksaan dilakukan dengan mengambil sampel darah. Langkah tersebut pun sudah dilakukan oleh Kementerian Kesehatan pada akhir tahun kemarin.

"Kita sudah jalani survei nasional, 20 ribu sampel, 34 provinsi sekitar 100 kabupaten kota seluruh Indonesia. Cuma angkanya belum kita keluarin karena takut persepsi masyarakat salah," ujar Budi Gunadi Sadikin saat meninjau vaksinasi di Kalurahan Sumbermulyo, Kapanewon Bambanglipuro, Kabupaten Bantul, Jumat (21/1/2022).

Namun demikian, akhirnya dalam dialog dengan Bupati Bantul dan jajarannya, Menkes mengungkapkan hasil seroprevalence survey di mana saat ini 86,6 persen rakyat Indonesia sudah memiliki antibodi.

Menurutnya, antibodi ini bisa timbul karena dua cara, yang pertama vaksinasi dan yang kedua adalah infeksi Covid-19 itu sendiri.

"Waktu vaksinasi baru sekitar 40 persen, survei di bulan Desember kan anak-anak (6-11 tahun) belum dimulai vaksinnya, itu yang sudah punya antibodi sekitar 75 persen. Artinya banyak yang sudah diberikan vaksinnya oleh Allah," ujarnya.

Ia pun menyatakan bahwa menurut riset, orang yang paling kuat imunitasnya adalah yang pernah terpapar Covid-19 kemudian mendapatkan suntikan vaksinasi.

Baca juga: Tangkal Omicron, Kapolda-Danrem Berikan Vaksin Booster TNI-Polri di Gorontalo

Indonesia mengalami lonjakan kasus Covid-19 pada bulan Juni-Juli tahun kemarin, setelah itu, pada bulan September mulai digencarkan program vaksinasi.

"Jadi kalau orang yang sudah terinfeksi, antibodi yang timbul karena terinfeksi, kemudian divaksin, (maka) vaksinasi itu sudah kayak booster yang kuat. Itu lebih kuat dibandingkan divaksinasi dulu baru kena," jelasnya.

Bupati Bantul Abdul Halim Muslih menjelaskan bahwa bersamaan dengan kick off vaksinasi booster, pihaknya juga melakukan Sero Surveilans Titer Antibodi Kuantitatif.

"Mudah-mudahan dapat memberikan informasi akurat bagaimana penanganan pandemi di hari ini dan masa depan," ujarnya.

Adapun untuk tahap pertama ini, Dinas Kesehatan Bantul akan mengambil sampel darah dari 1008 orang. Sasaran pertama adalah pelayan publik dan tenaga kesehatan. Ditargetkan, hasil survei tersebut akan keluar pada akhir Februari. (Tribunnews)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Menkes Budi Gunadi : Sebanyak 86,6 Persen Rakyat Indonesia Memiliki Antibodi Covid-19

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved