Breaking News:

Ribuan Orang India Pesta usai Prosesi Pemakaman Monyet

Pemakaman monyet di India diikuti 1.500 orang baru-baru ini sempat jadi perhatian publik. Ada prosesi besar dan pesta dalam upacara penguburan itu.

Editor: lodie tombeg
Tribunnews/Twitter @Anurag_Dwary
BERPESTA - Masyarakat India berpesta usai prosesi pemakaman moyet. 

TRIBUNGORONTALO.COM - Pemakaman monyet di India diikuti 1.500 orang baru-baru ini sempat jadi perhatian publik. Ada prosesi besar dan pesta dalam upacara penguburan itu.

Dilansir Newsweek, menurut video yang viral di Twitter, terlihat kerumunan orang menghadiri upacara.

Suara musik terdengar mengiringi iring-iringan warga yang membawa tumpukan kayu berisi tubuh monyet tersebut. Momen ini terjadi di sebuah desa di negara bagian Madhya Pradesh.

PESTA - Setelah ritual pemakaman monyet, penduduk desa di India mengumpulkan uang dan menyelenggarakan pesta untuk lebih dari 1.500 orang.
PESTA - Setelah ritual pemakaman monyet, penduduk desa di India mengumpulkan uang dan menyelenggarakan pesta untuk lebih dari 1.500 orang. (Tribunnews/Twitter @Anurag_Dwary)

NDTV mengatakan, pemakaman diselenggarakan penduduk Dalupura, sebuah desa di Madhya Pradesh, untuk seekor monyet lutung yang kerap berkunjung ke desa tersebut. Monyet itu diketahui mati pada 29 Desember 2021 lalu.

Visual menunjukkan prosesi pemakaman dengan himne yang dilantunkan saat orang-orang membawa usungan ke tempat kremasi. Seorang pemuda bernama Hari Singh dilaporkan mencukur rambutnya sesuai dengan ritual Hindu.

Baca juga: Indonesia Lebih Masif dari Amerika-India soal Amendemen

IMonyet itu bukan hewan peliharaan, tetapi sering mengunjungi desa. Setelah ritual pemakaman, penduduk desa mengumpulkan uang dan menyelenggarakan pesta untuk lebih dari 1.500 orang.

Video yang diduga kuat direkam saat pesta, menunjukkan orang-orang duduk berkelompok di bawah sebuah tenda warna-warni.

Mereka nampak sedang makan bersama, sementara ada beberapa orang lain yang membagikan kudapan. Buntutnya, dua orang ditangkap polisi karena acara pemakaman itu melanggar aturan pembatasan Covid-19.

Monyet dianggap suci bagi sebagian besar orang di India. Gray langurs atau Lutung kelabu sendiri berkaitan erat dengan Dewa Hanoman, dewa di agama Hindu.

Keberadaan lutung ini terbilang banyak di India. Bahkan sudah jadi pemandangan umum dan kerap berinteraksi dengan manusia.

Sebuah studi membahas bagaimana peningkatan kedekatan manusia dengan monyet telah memengaruhi perilaku mereka.

Makalah penelitian yang diterbitkan dalam International Journal of Biodiversity and Conservation menunjukkan, lutung semakin bergantung pada makanan yang dibudidayakan oleh manusia di sekitar mereka. (Tribunnews)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul 1.500 Orang Hadiri Pemakaman Monyet di India, Prosesi Disambung Acara Pesta

Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved