Hari Ibu, Ibuku Pahlawan Kehidupanku

SETIAP 22 Desember diperingati sebagai Hari Ibu di Indonesia. Perayaan Hari Ibu dilakukan dengan sejumlah acara untuk mengingat jasa dan kebaikan.

Penulis: lodie tombeg | Editor: lodie tombeg
ist/Apris
Apris Nawu, Bendahara Umum (IPNU) Ikatan Pelajar Nahdatul Ulama Cabang Bone Bolango. 

SETIAP tanggal 22 Desember diperingati sebagai Hari Ibu di Indonesia. Perayaan Hari Ibu dilakukan dengan sejumlah acara untuk mengingat jasa dan kebaikan seorang ibu kepada anak-anaknya.

Semua orang mungkin punya definisi sendiri soal ibu yang hebat itu seperti apa, begitu juga dengan saya. Ada yang berpendapat ibu yang di rumah dan menemani anaknya sepanjang waktu adalah ibu yang baik. Tapi ada juga yang berpendapat ibu bekerja yang saat pulang ke rumah masih mengerjakan pekerjaan domestik karena nggak punya asisten rumah tangga (ART) adalah ibu yang hebat. Semua orang memiliki pandangan yang berbeda.

Dalam membesarkan dan mendidik anak-anaknya , ada pilihan-pilihan yang terbentang oleh ibu saya. Semua pilihan pasti ada pertimbangannya, ada alasannya. Dan semua pilihan tentu ada konsekuensi yang harus diambil oleh ibu saya.

Ketimbang merasa lebih baik dari yang lain sehingga sibuk nge-judge bahwa yang bukan pilihan kita adalah lebih buruk, seperti ibu saya misalnya beliau mengasuh ketiga anaknya dari kami masih kecil-kecil.

Kenapa? Karena ayah saya meninggal pada saat kami masih kecil-kecil, pada waktu itu saya masih berumur 2 tahun sementara adik saya belum ada umur setahun, tetapi ibu saya tetap mengurusi kami bertiga hingga kami besar seperti sekarang ini.

Baca juga: “Pemimpin Harus Jujur”

Tidak jarang orang memandang sebelah mata kepadamu wahai ibuku. Tidak banyak yang mengetahui tangismu di malam yang kelam, tidak seorang pun bertanya apa yang engkau pinta dalam setiap doamu.

Di senyummu ada arti sebuah kesabaran, di tatapan matamu ada doa yang menyejukkan hati kami, dari belaian kasih sayangmu ada doa untuk kebahagiaan kami dan di bawah telapak kakimu surga bersemayam. Engkaulah pahlawan kami, ibu.

Ibu tak pernah bosan, tak pernah berhenti, terus mencurahkan cintanya kepada sang buah hati. Dengan segala keterbatasan yang dimilikinya, ibu bersungguh-sungguh memberikan yang terbaik untuk saya.

Saat saya masih kecil, ibu rela bangun di malam hari untuk mengganti popok bayinya yang basah dengan kencing saya, rela begadang saat balitanya sakit panas dan rewel tidak bisa tidur, mendampingi buah hati yang mulai aktif merangkak ke sana ke mari dengan penuh kasih sayang dan kelembutan serta mengajarkan anaknya untuk lancar berbicara.

Hingga saya sebesar saat ini, ibu pun tetap menemani saya berpergian sampai keluar negeri, walau kaki ibu lelah tapi tetap saja ibu menemani saya berjalan mengelilingi negara itu.

Ibu akan berusaha melakukan apapun untuk menyelamatkan dan melindungi anaknya. Apabila ada seorang ibu yang marah-marah kepada anaknya, mungkin hanya ungkapan kekecewaan sesaat, namun yakinlah, bahwa jauh di lubuk hatinya, ibu sangat sayang anaknya dan kemarahannya adalah nasehat untuk kebaikan yang belum kita pahami.

Ibu selalu punya cara untuk menyenangi anaknya, seperti gambar yang saya tampilkan ini waktu tahun baru 2017. Pada saat itu saya tidak jadi pergi berkemah karna udara tidak baik, alhasil saya mendirikan tenda di dalam rumah dan bertenda dengan ibu saat tahun berganti hingga pagi menjelang.

Tidak ada anak yang berhasil menjalani hidupnya dengan mulus tanpa peran seorang ibu. Peran beliau lebih hebat dan lebih berani dibandingkan semua tokoh yang pernah kita kenal di dunia ini. Oleh karena itu, jika ada pertanyaan siapa pahlawan tanpa tanda jasa, maka jawaban saya sebenarnya adalah ibu, karena hanya beliau dengan segenap hidupnya berjuang agar anaknya bisa selamat terlahir ke dunia yang fana ini dan siap dengan segenap jiwa raganya berkorban untuk melindungi anaknya dari apapun yang dapat mencelakainya. (Apris Mohamad Nawu, Bendahara Umum Ikatan Pelajar Nahdatul Ulama (IPNU) Cabang Bone Bolango)

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved