Jokowi hingga Wali Kota Bogor Bujuk dan Hibur Anak SD saat Vaksinasi
Pemerintah gencarkan vaksinasi Covid-19 bagi anak-anak usia 6-11 tahun sudah mulai digelar di 11 provinsi.
Penulis: Lodie Tombeg | Editor: Lodie Tombeg
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/20211612_Vaksin-Anak.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Jakarta — Pemerintah gencarkan vaksinasi Covid-19 bagi anak-anak usia 6-11 tahun sudah mulai digelar di 11 provinsi. Mulai dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) hingga Wali Kota Bogor Bima Arya hingga jajaran TNI-Polri turun tangan membujuk anak-anak untuk ikut vaksin.
Beragam cara dilakukan seperti diajak ngobrol, dirangkul dan beragam cara lainnya.
Berikut gaya sejumlah pejabat mulai dari presiden, kepala daerah hingga anggota TNI-Polri saat berhadapan dengan anak-anak yang tahun divaksin.
Vaksinasi bagi anak usia 6-11 tahun akan menyasar sekitar 26,5 juta anak di seluruh Indonesia.
"Pagi hari ini saya datang untuk melihat dimulainya vaksinasi untuk anak antara 6-11 tahun yang di seluruh Indonesia ini ada kurang lebih 26,5 juta anak-anak yang harus kita vaksin dan khusus di Jakarta ada 1,2 juta anak yang harus divaksin," ujar Presiden dalam keterangannya usai peninjauan.
Presiden mengapresiasi telah dimulainya vaksinasi Covid-19 bagi anak-anak ini dan berharap kegiatan serupa bisa dilakukan di provinsi yang lain, tidak hanya di Jakarta saja.
Dengan vaksinasi ini, Presiden berharap anak-anak bisa terlindungi dari penyebaran Covid-19, baik varian lama maupun varian baru.
Baca juga: Vaksinasi Covid-19 di Gorontalo Capai 65 Persen
"Semuanya juga harus disesuaikan karena anak-anak kita juga harus mendapatkan imunisasi, mendapatkan vaksinasi untuk penyakit-penyakit yang lain sehingga pengaturan ini ada di Kementerian Kesehatan, ada di Dinas Kesehatan daerah dan kita harapkan semuanya bisa segera kita selesaikan," tandasnya.
Saat melakukan peninjauan, Kepala Negara ini kemudian menghampiri seorang siswa yang terlihat takut saat hendak disuntik vaksin.
Jokowi kemudian terlihat memegang pundak siswa yang akan disuntik tersebut.
Setelah disuntik, Mantan Gubernur DKI Jakarta dan Wali Kota Surakarta ini kemudian mengacungkan dua jempolnya kepada siswa tersebut.
"Sakit ndak? Kayak digigit semut, kan?" tanya Jokowi kepada siswa yang baru disuntik.
"Iya," jawab siswa tersebut.
Tak hanya ke siswa itu, Jokowi juga mendatangi siswi lainnya yang nampak tegang saat akan disuntik vaksin Covid-19.
"Kelas berapa?" tanya Jokowi untuk mengalihkan perhatian bocah perempuan yang nampak tegang itu. Mendengar pertanyaan Jokowi, siswi tersebut kemudian menjawab, "kelas tiga.".
Lalu jarum suntik pun masuk ke lengan siswi yang nampak tegang itu.
Usai siswi tersebut disuntik, Presiden kemudian mengajaknya berbincang kembali.
"Nggak sakit, kan? Kayak digigit nyamuk. Tadi takut, sekarang sudah enggak," kata Jokowi mencoba menghibur siswi tersebut.
Siswi itu tak menjawab dan hanya menggelengkan kepala.
Pada kesempatan itu, Jokowi juga mengaku senang karena program vaksinasi Covid-19 bagi anak usia 6-11 tahun sudah mulai berjalan.
Dia berharap, vaksinasi untuk anak tidak hanya digelar di Ibu Kota Negara, tetapi juga segera bisa diselenggarakan di provinsi-provinsi lainnya.
"Kita harapkan tidak hanya di Jakarta, (tetapi) di provinsi-provinsi yang lain juga segera memulai vaksinasinya untuk anak-anak, agar melindungi dan memproteksi anak-anak kita dari penyebaran Covid-19, baik varian lama maupun varian baru," imbuhnya.