Prabowo Diduetkan dengan Ganjar Vs Anies Baswedan di Pilpres, Begini Hasil Simulasinya
Saat ini figur seseorang lebih menentukan dibanding partai politik, dalam elektabilitas Pilpres 2024.
Penulis: Lodie Tombeg | Editor: Lodie Tombeg
Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan bersaing ketat.
Keduanya sama-sama besar dukungannya dari kelompok milenial (22-40 tahun).
Dikatakannya, Anies dan Ganjar akan berupaya semaksimal mungkin memanfaatkan panggung kepala daerah untuk meningkatkan elektabilitasnya.
Terlebih lagi, keduanya belum mendapatkan tiket partai.
Jadi, jika kinerja elektabilitas keduanya turun, maka tidak akan ada partai yang mau meliirik dan memberikan tiket.
"Jika tiket partai didapatkan, Ganjar dan Anies akan jadi “petarung” kuat di Pilpres 2024," katanya.
Adapun untuk posisi partai politik, PDIP masih berada di urutan pertama sebesar 27,4 persen, diikuti Gerindra 19,9 persen, Demokrat 18,3 persen, Golkar 10 persen, dan PKS 6,8 persen. Dari hasil ini, menariknya Demokrat mulai masuk menjadi partai tiga besar, menggeser Golkar.
Tri Andika melihat hal ini sangat dipengaruhi oleh keberhasilan Demokrat yang justru mampu memanfaatkan balik serangan politik Moeldoko, untuk semakin gencar melakukan sosialisasi politik ke masyarakat. (Tribunnews)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Duet-Capres.jpg)