Selasa, 10 Maret 2026

Berita Video

GORONTALO UPDATE - Video Pencarian Ibu dan Anak Hanyut di Sungai Paguyaman

Simak Gorontalo Update yang telah tayang di kanal YouTube Tribun Gorontalo, Senin (5/1/2026).

Tayang:
Penulis: Redaksi | Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto GORONTALO UPDATE - Video Pencarian Ibu dan Anak Hanyut di Sungai Paguyaman
TribunGorontalo.com
GORONTALO UPDATE -- Kolase foto pencarian korban hanyut dan reporter TribunGorontalo.com, Herjianto Tangahu. Simak video pencarian korban hanyut di Sungai Paguyaman, Kabupaten Gorontalo. 
Ringkasan Berita:
  • Tim SAR gabungan dari Basarnas, polisi, dan TNI masih menyusuri Sungai Motoduto
  • Tiga orang menyeberangi sungai dengan berpegangan tangan, namun arus deras memisahkan mereka
  • Pencarian difokuskan di titik terakhir korban terlihat, sempat ditemukan pakaian diduga milik korban

 

TRIBUNGORONTALO.COM – Simak Gorontalo Update yang telah tayang di kanal YouTube Tribun Gorontalo, Senin (5/1/2026).

Gorontalo Update merupakan program unggulan Tribun Network yang memuat laporan peristiwa dari berbagai daerah. Berita dilaporkan langsung oleh reporter Tribun Network.

Video kali ini berisi tentang pencarian ibu dan anak yang hanyut di Sungai Paguyaman, Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo.

Memasuki hari ketiga pencarian, tim SAR gabungan belum berhasil menemukan korban.

Para personel yang terdiri dari Basarnas, polisi, dan TNI ini menyusuri Sungai Motoduto, Kecamatan Boliyohuto, Kabupaten Gorontalo.

Simak video selengkapnya di bawah ini.


Program: Live Update
Host: Alinda Panca
Editor Video: Aditya Wisnu Wardana, Rifqi Khusain
Reporter: Herjianto Tangahu

Baca juga: Breaking News: Bocah SMP Tewas usai Terseret Arus Sungai Paguyaman Gorontalo

KRONOLOGI

Pihak kepolisian mengungkap kronologi Peristiwa hanyutnya seorang ibu rumah tangga bersama anaknya di Sungai Motoduto, Kecamatan Boliyohuto, Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo.

Menurut Kasi Humas Polres Gorontalo, AKP Wawan Suryawan, kejadian bermula pada Sabtu (3/1/2026) sekitar pukul 15.00 Wita.

Polsek Boliyohuto menerima laporan dari masyarakat terkait adanya orang terbawa arus sungai di Desa Motoduto.

Dalam peristiwa ini, terdapat tiga korban. Satu orang berhasil selamat, sementara dua lainnya masih dalam pencarian.

Korban selamat adalah Yasin Isini (50), seorang petani asal Desa Ambara, Kecamatan Bongomeme, Kabupaten Gorontalo.

Sedangkan dua korban yang hingga kini belum ditemukan masing-masing adalah Sumitra Isini (26) dan anaknya, Akbar Diangi (9), yang juga berasal dari Desa Ambara.

PENCARIAN -- Tim SAR melakukan penyisiran Sungai Paguyaman demi mencari ibu dan anak yang hanyut.
PENCARIAN -- Tim SAR melakukan penyisiran Sungai Paguyaman demi mencari ibu dan anak yang hanyut. (TribunGorontalo.com)

Berdasarkan keterangan saksi, Putri Yunus Abusali (28), peristiwa bermula sekitar pukul 14.30 Wita. 

Saat itu ia bertemu dengan Yasin, Sumitra, dan Akbar di Sungai Motoduto.

“Ketiganya baru saja pulang dari kebun jagung dan hendak kembali ke rumah mereka di Desa Motoduto,” ujar Wawan.

Melihat kondisi air sungai yang terus meninggi dan arus semakin deras, saksi sempat menyarankan agar mereka segera menyeberang lebih awal.

Namun, meski arus terlihat kuat, ketiganya tetap memutuskan untuk menyeberang.

Dalam upaya menyeberang, posisi mereka diatur berurutan. Yasin berada di depan, diikuti Sumitra, sementara Akbar berada di belakang.

Ketiganya menyeberang sambil saling berpegangan tangan.

Masalah muncul ketika mereka sudah berada di tengah sungai. Akbar tiba-tiba berteriak memanggil ibunya karena tidak mampu menahan derasnya arus.

Mendengar teriakan itu, Sumitra melepaskan pegangan tangannya dari Yasin untuk menolong anaknya.

Namun, arus sungai yang deras tidak mampu dibendung.

Akibatnya, ketiganya terpisah dan terseret arus Sungai Motoduto.

Dalam kondisi kritis, Yasin masih sempat menyelamatkan diri dengan memegang batang kayu di pinggiran sungai.

“Yasin berhasil selamat karena sempat berpegangan pada batang kayu di tepi sungai,” terang Wawan.

Yasin kemudian naik ke daratan, sementara Sumitra dan Akbar sudah tidak terlihat lagi terbawa arus.

Keterangan Yasin menguatkan bahwa saat di tengah sungai, pegangan mereka terlepas dan arus deras langsung menyeret Sumitra serta Akbar menjauh.

Usai kejadian, personel Polsek Boliyohuto bersama Koramil dan Pemerintah Kecamatan Boliyohuto, dibantu masyarakat setempat, langsung melakukan pencarian.

Tim Basarnas tiba di lokasi sekitar pukul 19.30 Wita dan segera bergabung dalam operasi SAR.

Pencarian difokuskan di titik terakhir korban terlihat, dengan menyusuri aliran Sungai Motoduto hingga Sungai Besar Paguyaman.

Dalam penelusuran, tim menemukan dua potong pakaian yang diduga milik korban. Celana jin berwarna biru diketahui milik Akbar, sedangkan kemeja cokelat milik Sumitra.

Namun hingga pukul 21.30 Wita, kedua korban belum berhasil ditemukan.

Operasi pencarian terpaksa dihentikan sementara karena kondisi lapangan tidak memungkinkan serta minimnya pencahayaan.

Pencarian dijadwalkan kembali dilanjutkan pada Minggu pagi pukul 06.30 Wita dengan melibatkan seluruh unsur tim SAR gabungan dari Polres Gorontalo, Polsek Boliyohuto, Basarnas, dan Koramil Boliyohuto.

Pihak keluarga korban juga turut membantu proses pencarian, termasuk suami Sumitra, Rinto Dayangi.

Kepala Desa Motoduto, Djafar Ujaili, membenarkan bahwa korban bersama suaminya memang berdomisili di Desa Motoduto.

 

(TribunGorontalo.com/Tribunnews.com)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Jadwal Imsakiyah
Selasa, 10 Maret 2026 (20 Ramadan 1447 H)
Kota Gorontalo
Imsak 04:31
Subuh 04:41
Zhuhr 12:02
‘Ashr 15:09
Maghrib 18:04
‘Isya’ 19:13

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved