SEPAK BOLA
Barcelona Hancur Lebur, Dipermalukan Atlético Madrid 0–4 di Semifinal Copa del Rey
Barcelona mengalami salah satu malam tergelap pada era kepelatihan Hansi Flick setelah dipermalukan Atlético Madrid dengan skor telak 0–4
Penurunan performa Pau Cubarsí musim ini juga terlihat jelas, begitu pula dengan bek sayap Alejandro Balde dan Jules Koundé, meski Koundé tampil relatif stabil dalam laga ini.
Eric García sebenarnya tampil cukup konsisten sepanjang musim.
Namun, fakta bahwa ia dimainkan hampir di setiap pertandingan menunjukkan keterbatasan pilihan di sektor pertahanan Barcelona.
Permasalahan ini sudah terlihat sejak Agustus dan belum menunjukkan tanda-tanda akan terselesaikan hingga akhir musim.
Baca juga: Cerita Ismail Husin, Mahasiswa UNG Tekuni Dunia Jurnalistik
Kondisi tersebut membuat Barcelona sulit dianggap sebagai kandidat kuat juara Liga Champions, yang sejatinya menjadi target utama mereka musim ini.
Penilaian Pemain Barcelona
Joan García mendapatkan nilai 4,8. Ia sempat melakukan penyelamatan gemilang dalam duel satu lawan satu, tetapi kesalahan fatal yang berujung gol pembuka Atlético menjadi noda besar penampilannya.
Jules Koundé menjadi satu-satunya bek yang tampil cukup meyakinkan dengan nilai 7,2.
Ia melakukan sejumlah penyelamatan penting, termasuk sapuan di garis gawang yang sempat menunda gol ketiga Atlético.
Pau Cubarsí memperoleh nilai 5,6 karena kerap terlambat mengantisipasi serangan cepat lawan dan terlihat kewalahan.
Eric García menjadi pemain dengan performa terburuk dengan nilai 3,8 setelah beberapa kali gagal mengawal pemain lawan dan mengakhiri laga dengan kartu merah.
Alejandro Balde mendapat nilai 5,6 setelah terus meninggalkan ruang kosong saat membantu serangan, yang berujung pada terciptanya tiga gol Atlético.
Di lini tengah, Frenkie de Jong memperoleh nilai 6,8. Ia cukup baik dalam distribusi bola, tetapi gagal mengawal pemain lawan dalam situasi serangan balik cepat.
Marc Casadó mendapat nilai 6,3 setelah tampil kewalahan sepanjang pertandingan, melakukan pelanggaran, menerima kartu kuning, dan ditarik keluar pada menit ke-37.
Lamine Yamal memperoleh nilai 7,7. Meski jarang menguasai bola, ia tetap berusaha menciptakan peluang, tetapi kesulitan melewati dua pemain yang terus mengawalnya.
Fermín López menjadi pemain terbaik Barcelona pada laga ini dengan nilai 7,3 berkat pergerakannya yang berbahaya dan upaya menciptakan peluang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/BARCELONA-Reaksi-pemain-Barcelona-saat-kalah-telak-di-semifinal-Copa-Del-Rey.jpg)