Liga Champions
Kecewa Dipermalukan Benfica, Kylian Mbappe Sebut Real Madrid Tak Bermental Juara
Bertemu Benfica dalam laga penutup fase liga Liga Champions, Los Blancos tumbang dengan skor 4-2, Kamis (29/1/2026) dini hari Wita.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Momen-detik-detik-Kylian-Mbappe-mencetak-gol.jpg)
Selain itu, Arbeloa juga menyinggung pentingnya membangun chemistry antar pemain. Khususnya Mbappe dan Vinicius, dua penyerang yang diharapkan bisa jadi duet maut.
“Hubungan antar pemain itu penting. Ada yang bisa saling menemukan dan bekerja sama dengan baik. Kami punya banyak pemain spektakuler,” katanya.
Menurutnya, dengan sedikit waktu, hubungan itu akan semakin baik. “Kami akan lebih tajam di lini serang. Kami bisa memberi lebih banyak,” tegasnya.
Sejak tersingkir di Copa del Rey oleh Albacete, Madrid memang menunjukkan tanda-tanda kebangkitan. Mereka mencetak 10 gol dan hanya kebobolan sekali melawan AS Monaco.
Kini, Los Blancos hanya terpaut satu poin dari Barcelona di puncak klasemen La Liga. Situasi ini memberi harapan besar bagi tim untuk tetap bersaing di jalur juara domestik.
Arbeloa melihat peluang besar untuk memperbaiki hubungan antar pemain di jeda tengah pekan.
“Kalau lolos ke delapan besar, kami punya waktu untuk bekerja lebih baik,” tandasnya.
Real Madrid kini dipastikan akan melewati babak play-off untuk lolos ke babak 16 besar Liga Champions 2025/2026.
Sejak musim 2024/2025, UEFA menerapkan sistem league phase dengan 36 tim. Delapan tim teratas secara otomatis lolos ke babak 16 besar.
Sementara itu, bagi tim yang menempati Posisi 9 sampai 24 harus berjibaku di babak play-off.
(TribunGorontalo.com/*)