Kapal Tenggelam di Perairan Taliabu
Rakit ABK Kapal Nazila 05 Ditemukan Tim SAR, Evakuasi Berlangsung di Laut Maluku
Tim SAR gabungan berhasil mendeteksi keberadaan rakit yang membawa puluhan nyawa korban kecelakaan laut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Tim-SAR-gabungan-mencari-keberadaan-kru-Kapal-Nazila-05.jpg)
Ringkasan Berita:
- Tim SAR gabungan berhasil menemukan rakit darurat dan speed boat kecil yang membawa 27 ABK KM Nazila 05 di Laut Maluku. Visual udara menunjukkan para kru berkumpul di satu titik untuk menjaga stabilitas rakit.
- KM Nazila 05 bertolak dari Taliabu menuju Bitung pada 29 Maret 2026. Kapal karam akibat cuaca buruk di perairan utara Pulau Taliabu pada 30 Maret sekitar pukul 05.00 WIT
- KN SAR Bhisma bersama tim Rescuer Pos SAR Luwuk dikerahkan sejauh 130 NM dari Luwuk
TRIBUNGORONTALO.COM – Tim SAR gabungan berhasil mendeteksi keberadaan rakit yang membawa puluhan nyawa korban kecelakaan laut.
Harapan keluarga 27 Anak Buah Kapal (ABK) KM Nazila 05 yang sempat hilang kontak kini membuncah setelah Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Palu memberikan konfirmasi positif mengenai posisi korban.
Visual dramatis terlihat di tengah kepungan ombak Laut Maluku, di mana puluhan pelaut tersebut tampak bertahan hidup di atas rakit darurat dan satu unit perahu bermesin kecil jenis speed boat.
Upaya evakuasi besar-besaran kini tengah berlangsung di titik penemuan, melibatkan armada KN SAR Bhisma yang telah dikerahkan sejak laporan kecelakaan pertama kali diterima.
Kepala Kantor SAR Palu, Muh Rizal, menyatakan bahwa posisi rakit tersebut berhasil terdeteksi pada Selasa (31/3/2026) pagi, tepat pukul 08.45 WIT, setelah dilakukan penyisiran intensif.
Momen penemuan ini menjadi sangat krusial mengingat para ABK telah terombang-ambing selama puluhan jam di wilayah perairan yang dikenal memiliki arus cukup kuat tersebut.
Berdasarkan pantauan udara dan laporan tim di lapangan, ke-27 kru kapal tersebut terlihat berkumpul menjadi satu titik demi menjaga stabilitas rakit dan mempermudah proses identifikasi oleh tim penolong.
Meskipun posisi visual sudah didapatkan, pihak berwenang masih melakukan perhitungan presisi terkait koordinat pasti guna memastikan KN SAR Bhisma dapat merapat dengan aman di tengah kondisi cuaca yang fluktuatif.
Kronologi Kejadian
Perjalanan nahas KM Nazila 05 ini bermula saat kapal bertolak dari Kabupaten Taliabu, Maluku Utara, pada Minggu (29/3/2026) sore hari sekitar pukul 18.08 WIT.
Kapal tersebut dijadwalkan menempuh rute menuju Pulau Kema, Kota Bitung, Sulawesi Utara, yang merupakan jalur rutin perdagangan dan distribusi logistik antar-pulau.
Namun, takdir berkata lain saat kapal memasuki perairan Utara Pulau Taliabu, di mana cuaca buruk dilaporkan mulai menghantam struktur kapal dengan gelombang yang cukup tinggi.
Estimasi waktu kejadian tenggelamnya kapal diperkirakan terjadi pada Senin, 30 Maret 2026, sekitar pukul 05.00 WIT, saat sebagian besar kru mungkin sedang bersiaga menghadapi badai.
"Diperkirakan tenggelam 30 Maret pukul 05.00 Wita," kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas Palu, Muh Rizal, seperti dilansir dari Tribun Palu, Selasa (31/3/2026).
Sebelum kapal benar-benar karam, 27 ABK di bawah komando Nahkoda Gazali Minggu sempat menunjukkan aksi heroik dengan melakukan evakuasi mandiri menggunakan long boat dan rakit.