Kabar Artis
Sempat Ragu, Aurelie Moeremans Akhirnya Izinkan Broken Strings Difilmkan, Alasannya Menyentuh
Aurelie Moeremans siap filmkan Broken Strings. Sempat ragu karena kisah personal, kini ia ingin menjangkau lebih banyak orang lewat layar lebar.
Ia menegaskan bahwa langkah ini bukan didorong oleh momentum semata, melainkan keinginan untuk menyampaikan pesan yang lebih luas kepada masyarakat.
Menurutnya, film memiliki kekuatan untuk menjangkau audiens yang lebih beragam, termasuk mereka yang mungkin tidak terbiasa membaca buku.
Dengan begitu, pesan yang terkandung dalam Broken Strings diharapkan bisa diterima oleh lebih banyak orang.
“Aku melihatnya kalau ini bisa menjangkau lebih banyak orang dan spread awareness lebih luas, itu sudah jadi tujuan utamaku. That’s the only goal,” tuturnya.
Ia pun berharap adaptasi film tersebut tidak hanya menjadi tontonan, tetapi juga membawa nilai edukatif.
Aurelie bahkan mengungkap bahwa saat ini sudah ada sekolah yang menjadikan bukunya sebagai bahan bacaan, dan ia berharap versi filmnya nanti juga dapat dimanfaatkan dalam kegiatan pembelajaran.
“Banyak sekolah yang sudah mulai meminta muridnya untuk baca buku aku, mungkin nanti kalau udah ada filmnya itu bisa diputerin di kelas juga,” katanya.
Sebagai informasi, melalui Broken Strings, Aurelie Moeremans tidak sekadar membagikan kisah pribadinya.
Ia juga membuka ruang untuk dialog, refleksi, serta proses pemulihan, yang lahir dari keberanian untuk bersikap jujur hingga akhirnya resonansinya meluas jauh di luar perkiraannya.
Secara garis besar, buku tersebut mengangkat pengalaman kelam yang pernah ia alami, termasuk trauma akibat child grooming saat masih remaja.
Dalam kisahnya, Aurelie menggambarkan hubungan manipulatif yang ia jalani dengan seorang pria yang jauh lebih dewasa, yang ia sebut dengan nama samaran 'Bobby'. (*)