Kultum Milenial
Kultum Milenial Mahasiswa IAIN Gorontalo, Mawar Sumaila: Riset Hidup di Bulan Ramadan
Ada dosa yang kita ingat, dan ada pula dosa yang mungkin sudah kita lupakan. Tetapi semuanya sudah tercatat di sisi Allah Subhanahu wa Ta'ala.
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Fadri Kidjab
Artinya: “Barang siapa yang berpuasa di bulan Ramadan dengan penuh iman dan mengharap pahala dari Allah, maka akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.”
Bayangkan, Allah memberikan kesempatan kepada kita untuk menghapus dosa-dosa kita hanya dalam satu bulan.
Bukan karena kita manusia yang sempurna, tetapi karena Allah adalah Dzat Yang Maha Pengampun.
Oleh karena itu, mari kita menjadikan Ramadan ini sebagai momen untuk mereset kehidupan kita.
Mulailah dari hal-hal sederhana: menjaga salat lima waktu, memiliki hati yang lebih lembut, bersabar dalam menghadapi ujian, dan meluangkan lebih banyak waktu bersama Al-Qur'an.
Karena perubahan besar selalu dimulai dari langkah kecil yang dilakukan setiap hari.
Jangan sia-siakan Ramadan kali ini. Bisa jadi Ramadan ini adalah Ramadan yang Allah hadirkan untuk menyelamatkan hati kita. Bahkan bisa jadi ini adalah Ramadan terakhir kita sebelum kita kembali kepada-Nya.
Maka jangan menunggu hati kita menjadi lebih baik baru mendekat kepada Allah. Justru dengan mendekat kepada-Nya, hati kita akan menjadi lebih baik.
Semoga setelah Ramadan ini, bukan hanya kalender yang berubah, tetapi hidup kita juga berubah menjadi lebih baik. (*)