Rabu, 22 April 2026

Harga BBM

Harga BBM Nonsubsidi Melonjak, Pengendara di Gorontalo Kaget tapi Tetap Bertahan

Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi oleh PT Pertamina (Persero) mulai Sabtu (18/4/2026) turut dirasakan masyarakat di Gorontalo. 

Tayang:
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Harga BBM Nonsubsidi Melonjak, Pengendara di Gorontalo Kaget tapi Tetap Bertahan
TribunGorontalo.com/Herjianto Tangahu
BBM NAIK -- Salihun Hunowu, pengendara yang menggunakan Pertamax Turbo, Senin (20/4/2026). Ia mengaku kaget dengan kenaikan, tapi tetap menggunakan Pertamax Turbo. 

Di sisi lain, pihak stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) menyebut belum ada perubahan signifikan dari sisi perilaku konsumen pasca kenaikan harga.

Manager lapangan SPBU Raja Eyato, Abd. Rahman Djafar, membenarkan bahwa penyesuaian harga sudah berlaku sejak diumumkan oleh Pertamina. 

Namun, ia menyebut aktivitas pembelian masih relatif stabil.

"Belum terlalu nampak," ungkapnya.

Ia menjelaskan, SPBU Raja Eyato saat ini menyediakan Pertamax Turbo dan Dexlite untuk jenis BBM nonsubsidi yang mengalami kenaikan. 

Menurutnya, kuota Dexlite tidak menentu, sementara Pertamax Turbo disuplai sekitar 8 kiloliter setiap bulan.

"Kalau dexlite tidak menentu (kuotanya), sementara Pertamax Turbo 8 Kl dalam sebulan," pungkasnya.

Secara umum, ia memastikan ketersediaan stok BBM di SPBU tetap aman dan jalur distribusi berjalan lancar.

Kenaikan harga BBM nonsubsidi ini menjadi tantangan tersendiri bagi masyarakat, terutama pengguna kendaraan pribadi. 

Sebelumnya PT Pertamina (Persero) menaikkan harga sejumlah harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi mulai hari ini, Sabtu (18/4/2026). 

Mengutip laman mypertamina.id, kenaikan terjadi untuk BBM jenis Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex.

Sementara BBM nonsubsidi lainnya, yakni Pertamax dan Pertamax Green tidak mengalami perubahan harga. 

Adapun penyesuaian harga ini terjadi setelah per 1 April 2026 Pertamina memutuskan tidak menaikkan harga BBM meski di tengah lonjakan harga energi global imbas perang di Timur Tengah.

Secara perinci, harga Pertamax Turbo kini dibanderol sebesar Rp 19.400 per liter, naik Rp 6.300 dari sebelumnya seharga Rp 13.100 per liter. 

Kemudian harga Dexlite menjadi sebesar Rp 23.600 per liter, melonjak Rp 9.400 dari sebelumnya seharga Rp 14.200 per liter.

Begitu pula dengan Pertamina Dex yang harganya menjadi sebesar Rp 23.900 per liter, melonjak Rp 9.400 dari sebelumnya yang seharga Rp 14.500 per liter.

Sementara untuk harga Pertamax tetap dibanderol sebesar Rp 12.300 per liter, serta Pertamax Green 95 tetap seharga Rp 12.900 per. (*)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved