Kamis, 11 Juni 2026

Profil Rakhmatiyah Deu, Srikandi NasDem Pimpin Komisi I DPRD Bone Bolango Gorontalo

Sosok Rakhmatiyah Deu SH atau yang akrab disapa Kaka Tya kini menjadi salah satu figur perempuan yang diperhitungkan dalam dunia politik Gorontalo.

Tayang:
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto Profil Rakhmatiyah Deu, Srikandi NasDem Pimpin Komisi I DPRD Bone Bolango Gorontalo
TribunGorontalo.com
TRIBUN PODCAST - Ketua Komisi I DPRD Bone Bolango Rahmatiyah Deu. Ia hadir dalam Tribun Podcast yang dipandu wartawan TribunGorontalo.com, Jefri Potabuga, Selasa (9/6/2026) malam. 

Ringkasan Berita:
  • Rakhmatiyah Deu terpilih sebagai Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Bone Bolango periode 2024-2029.
  • Ia meraih kursi legislatif melalui Partai NasDem dengan perolehan 1.966 suara di Dapil III.
  • Perjalanan politiknya dimulai sejak 2003 melalui PKB dan PAN sebelum akhirnya bergabung ke NasDem.
  • Rakhmatiyah aktif memimpin berbagai organisasi seperti FKKS dan Srikandi Pemuda Pancasila Gorontalo.
  • Ia berkomitmen mematahkan stigma negatif terhadap kepemimpinan perempuan di dunia politik.

 

TRIBUNGORONTALO.COM – Sosok Rakhmatiyah Deu SH atau yang akrab disapa Kaka Tya kini menjadi salah satu figur perempuan yang diperhitungkan dalam dunia politik Gorontalo.

Perempuan kelahiran 5 Juli 1981 itu saat ini dipercaya memimpin Komisi I DPRD Kabupaten Bone Bolango periode 2024-2029.

Hal itu setelah dirinya berhasil meraih kursi legislatif dari Partai NasDem dengan perolehan 1.966 suara, tertinggi di Daerah Pemilihan III.

Namun posisi yang diraihnya saat ini bukanlah hasil yang datang secara instan. 

Ada perjalanan panjang yang telah dilalui, mulai dari didikan keluarga, pengalaman merantau, karier profesional hingga perjuangan 
menembus stigma perempuan dalam politik.

Dalam Tribun Podcast bersama Jurnalis Tribun Gorontalo, Jefri Potabuga, Selasa (9/6/2026) malam, Rakhmatiyah Deu menceritakan perjalanan hidupnya hingga dipercaya masyarakat menjadi wakil rakyat.

Rakhmatiyah Deu lahir di Sulawesi Tenggara ketika ayahnya bertugas di perusahaan tambang.

Meski demikian, hampir seluruh masa kecilnya dihabiskan di Gorontalo setelah keluarganya kembali ke daerah tersebut saat dirinya masih duduk di bangku taman kanak-kanak.

"TK, SD sampai SMP saya di Gorontalo. Kemudian SMA, kuliah sampai menikah saya di Surabaya," ujarnya.

Ia tumbuh dalam keluarga yang sangat menekankan pentingnya pendidikan.

Menurutnya, kedua orang tuanya mengajarkan kemandirian sejak usia dini. 

Setelah menyelesaikan pendidikan SMP, ia bersama saudara-saudaranya dikirim melanjutkan pendidikan di luar daerah.

Rakhmatiyah merupakan anak ketiga dari empat bersaudara. Ia memiliki dua kakak perempuan dan satu adik laki-laki.

Di balik kesibukannya saat ini sebagai politisi, ada satu pesan orang tua yang masih terus dipegang hingga sekarang.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved