Rabu, 1 April 2026

MenHAM ke Gorontalo

Menteri HAM Natalius Pigai Datang ke Gorontalo : Serasa Pulang Kampung

Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) RI, Natalius Pigai, menghadiri kegiatan penguatan kapasitas HAM

Tayang:
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Aldi Ponge
zoom-inlihat foto Menteri HAM Natalius Pigai Datang ke Gorontalo : Serasa Pulang Kampung
TribunGorontalo.com/Jefry Potabuga
MENTERI DI GORONTALO --Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) RI, Natalius Pigai, menghadiri kegiatan penguatan kapasitas HAM bagi masyarakat di Provinsi Gorontalo yang dipusatkan di Universitas Negeri Gorontalo (UNG), Rabu (1/4/2026). 

TRIBUNGORONTALO.COM — Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) RI, Natalius Pigai, menghadiri kegiatan penguatan kapasitas HAM bagi masyarakat di Provinsi Gorontalo yang dipusatkan di Universitas Negeri Gorontalo (UNG), Rabu (1/4/2026).

Amatan Wartawan TribunGorontalo.com, sejak pagi hari, suasana kampus sudah dipadati peserta. Aula utama UNG hingga area luar gedung dipenuhi mahasiswa, pelajar, dan masyarakat umum yang ingin mengikuti kegiatan tersebut. 

Antusiasme terlihat dari banyaknya peserta yang tetap bertahan hingga kegiatan berlangsung, meski harus berdiri bahkan mengikuti dari luar ruangan.

Natalius Pigai tampak mengenakan batik berwarna hijau saat memasuki lokasi kegiatan. 

Kehadirannya langsung disambut perhatian peserta yang memadati ruangan. 

Di barisan depan, Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail terlihat mengenakan kemeja putih, sementara Rektor Universitas Negeri Gorontalo, Eduart Wolok tampil dengan karawo putih khas Gorontalo.

Sejumlah pejabat dari unsur Forkopimda, TNI-Polri, dan instansi vertikal lainnya tampak duduk di deretan kursi paling depan yang telah disiapkan panitia. 

Sementara itu, ribuan peserta lainnya memenuhi bagian bawah hingga lantai dua gedung. 

Bahkan, sebagian besar peserta terlihat berdesakan di area luar karenak kapasitas ruangan tidak mampu menampung seluruh peserta yang hadir.

Diperkirakan sekitar 5.000 orang mengikuti kegiatan ini. Mereka berasal dari berbagai kalangan, mulai dari mahasiswa, pelajar, hingga masyarakat umum.

MENTERI DI GORONTALO --Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) RI, Natalius Pigai, menghadiri kegiatan penguatan kapasitas HAM bagi masyarakat di Provinsi Gorontalo yang dipusatkan di Universitas Negeri Gorontalo (UNG), Rabu (1/4/2026).
MENTERI DI GORONTALO --Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) RI, Natalius Pigai, menghadiri kegiatan penguatan kapasitas HAM bagi masyarakat di Provinsi Gorontalo yang dipusatkan di Universitas Negeri Gorontalo (UNG), Rabu (1/4/2026). (TribunGorontalo.com/Jefry Potabuga)

Menteri HAM RI, Natalius Pigai, menyampaikan rasa kedekatannya dengan Gorontalo. Ia mengaku memiliki ikatan emosional dengan daerah tersebut.

“Kalau saya datang ke Gorontalo, rasanya seperti pulang kampung. Saya merasa dekat dengan daerah ini, dengan masyarakatnya, dengan suasana yang ada di sini,” ujarnya di hadapan peserta.

Ia juga menyinggung pentingnya menjaga nilai kebangsaan dalam kehidupan bernegara. 

Menurutnya, tanggung jawab terhadap negara dan nilai kemanusiaan harus dipikul bersama oleh seluruh elemen masyarakat.

“Republik ini milik kita semua. Kita punya tanggung jawab yang sama untuk menjaga, merawat, dan memastikan bahwa nilai-nilai kemanusiaan tetap hidup di tengah masyarakat,” kata Pigai.

Selain itu, Pigai turut menyoroti potensi kawasan timur Indonesia yang dinilainya memiliki kekuatan besar bagi masa depan bangsa.

“Dari Papua sampai Gorontalo, kita punya kekuatan besar. Ini adalah bintang timur yang bercahaya, yang harus kita jaga dan kita kembangkan bersama,” ungkapnya.

Program tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman, kesadaran, serta partisipasi aktif masyarakat dalam penghormatan, perlindungan, pemenuhan, penegakan, dan pemajuan HAM.

Menteri HAM Natalius Pigai Prioritaskan Pembangunan Desa Sadar HAM

Menteri HAM Natalius Pigai menegaskan bahwa kunjungannya ke Gorontalo bukan sekadar seremonial, melainkan bagian dari upaya membangun sinergi program antara pemerintah pusat dan daerah.

Ia mengungkapkan, Kementerian HAM saat ini memiliki sejumlah program prioritas yang dapat langsung diimplementasikan di daerah, salah satunya adalah pembangunan desa sadar HAM.

“Kami punya program desa sadar HAM. Ini bisa dibangun di berbagai wilayah sesuai dengan kebutuhan dan karakter daerah,” kata Pigai.

Selain itu, Kementerian HAM juga mendorong pelaksanaan pendidikan dan sosialisasi HAM hingga ke tingkat kabupaten dan kota. 

Program tersebut mencakup penilaian kepatuhan instansi pemerintah terhadap Rencana Aksi Nasional HAM, yang melibatkan pemerintah pusat hingga daerah.

Pigai juga menyinggung upaya pengembangan bisnis berbasis HAM serta pelaksanaan musyawarah pembangunan HAM nasional. 

Ia menyebut Indonesia menjadi negara pertama di dunia yang menyelenggarakan forum tersebut secara terstruktur.

“Musyawarah pembangunan HAM nasional ini baru pertama kali dilakukan di dunia, dan Indonesia yang memulainya,” ungkapnya.

Baginya, berbagai program tersebut membutuhkan peran aktif pemerintah daerah agar implementasinya dapat berjalan efektif. 

Gubernur Gusnar akan mengundang Menteri HAM untuk menikmati potensi daerah yakni objek Wisata Hiu Paus sebelum kembali ke Jakarta. (*/Jefri)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved