Perempuan Inspiratif Gorontalo
Sosok Angeline Alkatiri Halilović, Wakil Gorontalo di Ajang Puteri Indonesia 2026
Provinsi Gorontalo kembali mengirimkan putri terbaiknya untuk bersaing di panggung nasional paling bergengsi, yakni ajang Puteri Indonesia 2026.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Angeline-Alkatiri-Halilovic.jpg)
Meskipun tidak menetap secara permanen di Gorontalo, Angeline ditegaskan memiliki garis keturunan asli dari daerah tersebut melalui pihak ibunya.
Secara aturan resmi di Yayasan Puteri Indonesia, seorang peserta memang diperbolehkan mewakili suatu daerah selama memiliki ikatan darah atau keturunan.
Baca juga: Sosok Hindun Hulopi, Anak Nelayan yang Mewakili Gorontalo di Ajang Puteri Indonesia 2024
Profil Angeline Alkatiri Halilovic
Angeline sendiri tumbuh dalam lingkungan keluarga yang sangat multikultural dan memiliki latar belakang yang cukup unik.
Ibunya adalah seorang wanita berdarah Gorontalo dan Arab, sementara ayahnya memiliki darah Prancis dan Bosnia.
Perpaduan budaya ini membentuk karakter Angeline menjadi sosok yang terbuka namun tetap memegang teguh akar budayanya.
Keputusan memilih Angeline didasari oleh keinginan besar MM Karawo Agency untuk membawa perubahan signifikan bagi prestasi Gorontalo di kancah nasional.
Selama beberapa tahun terakhir, perwakilan Gorontalo memang belum berhasil menembus jajaran finalis utama atau posisi puncak di Putri Indonesia.
Oleh karena itu, diperlukan figur yang memiliki paket lengkap, mulai dari fisik yang memadai hingga kemampuan komunikasi yang sangat mumpuni.
Angeline memiliki keunggulan fisik yang menonjol dengan tinggi badan mencapai 180 sentimeter, yang menjadi modal penting dalam dunia kontes kecantikan.
Selain postur tubuh, ia juga dibekali dengan kemampuan berbicara di depan umum (public speaking) yang luar biasa serta penguasaan bahasa asing.
Persiapan Angeline ternyata tidak dilakukan dalam waktu singkat, melainkan sudah dimulai sejak beberapa tahun yang lalu.
Pada tahun 2022, ia sudah mulai menunjukkan bakatnya dengan mengikuti ajang Putri Remaja Indonesia dan meraih prestasi sebagai Best Speech.
Sejak masa remaja tersebut, ia sudah diarahkan untuk mempelajari lebih dalam mengenai seluk-beluk budaya Gorontalo.
Pembinaan ini mencakup pemahaman tentang tradisi lokal, adat istiadat, hingga potensi ekonomi kreatif yang ada di Gorontalo.
Salah satu fokus utama dalam pembekalannya adalah pengenalan terhadap sulaman karawo, yang merupakan warisan budaya tak benda kebanggaan masyarakat Gorontalo.