Jumat, 20 Maret 2026

Balap Liar di Gorontalo

Patroli Tarawih hingga Subuh, Polisi Gorontalo Hentikan Trek-trekan Ramadan

Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Gorontalo secara resmi meningkatkan intensitas pengamanan di titik-titik rawan

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto Patroli Tarawih hingga Subuh, Polisi Gorontalo Hentikan Trek-trekan Ramadan
TribunGorontalo.com/Jefry Potabuga
BALAP LIAR -- Ditlantas Polda Gorontalo saat melakukan razia balap liar, Selasa (24/2/2026). Polisi memastikan tidak ada trek-trekan selama Ramadan. (Sumber foto: TribunGorontalo.com/Jefri Potabuga) 
Ringkasan Berita:
  • Polisi meningkatkan pengamanan dengan patroli malam hingga subuh setiap hari untuk mencegah balap liar dan aktivitas ugal-ugalan remaja
  • Trek-trekan di kawasan Tugu Saronde dan depan SMAN 3 Gorontalo menjadi fokus utama karena sering menimbulkan kecelakaan dan keresahan warga.
  • Selain penindakan, polisi juga menjalankan program sosial seperti pembagian takjil (Kolantas Peduli) dan pembersihan fasilitas umum mendukung program ASRI

 

TRIBUNGORONTALO.COM – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Gorontalo secara resmi meningkatkan intensitas pengamanan di titik-titik rawan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat pada Ramadan 1447H.

Fokus utama pihak kepolisian kali ini adalah melakukan patroli intensif guna mengantisipasi maraknya aksi balap liar yang kerap meresahkan warga Kota Gorontalo.

Langkah preventif ini diambil mengingat aktivitas remaja di jalanan cenderung meningkat drastis selama bulan puasa, terutama pada jam-jam rawan.

Polda Gorontalo telah memetakan jadwal patroli yang dimulai tepat setelah pelaksanaan salat Tarawih hingga menjelang waktu sahur.

Tidak berhenti di situ, petugas juga melanjutkan penyisiran jalanan pada waktu krusial, yakni setelah salat Subuh hingga matahari terbit.

Aktivitas pemuda yang melakukan sahur on the road menjadi salah satu perhatian khusus aparat karena sering kali berujung pada aksi ugal-ugalan.

Banyak kelompok pemuda yang berkeliling kota dengan dalih menunggu waktu subuh, namun justru memicu terjadinya gangguan keselamatan jalan.

Direktur Lalu Lintas Polda Gorontalo, Kombes Pol Lukman Cahyono, menegaskan bahwa peningkatan patroli ini adalah bentuk kehadiran negara untuk menjamin kenyamanan ibadah masyarakat.

"Kami melaksanakan patroli malam dan patroli subuh setiap hari selama Ramadan untuk menekan potensi gangguan keamanan," ujar Lukman dalam keterangannya.

Baca juga: Refleksi 1 Tahun Kepemimpinan Gusnar-Idah: Pemprov Gorontalo Serahkan Bantuan Komunitas Bentor

Dirlantas Polda Gorontalo, Kombes Pol Cahyono saat diwawancarai wartawan
BALAP LIAR -- Dirlantas Polda Gorontalo, Kombes Pol Cahyono saat diwawancarai wartawan, Selasa (24/2/2026) malam. Polda Gorontalo memberikan atensi lebih terhadap balap liar selama Ramadan (Sumber foto: TribunGorontalo.com/Jefri Potabuga)

Ia menyebutkan bahwa balap liar atau "trek-trekan" menjadi atensi utama karena risiko fatalitas kecelakaan yang sangat tinggi.

Aktivitas ini dianggap sangat berbahaya karena dilakukan tanpa memperhatikan standar keselamatan bagi pelaku maupun pengguna jalan lain.

"Balap liar ini sangat berbahaya. Karena itu menjadi atensi kami. Personel kami tugaskan setiap hari untuk mengantisipasi kegiatan tersebut," tegasnya.

Berdasarkan laporan masyarakat, lokasi yang sering dijadikan arena adu kecepatan adalah kawasan Tugu Saronde di pusat Kota Gorontalo.

Selain Tugu Saronde, sepanjang jalan di depan SMAN 3 Gorontalo juga dilaporkan kerap menjadi lokasi favorit anak muda untuk memacu kendaraan.

Masyarakat sekitar merasa sangat resah, mengingat aksi trek-trekan (balap liar) sering dilakukan saat kondisi jalanan masih cukup ramai oleh kendaraan warga.

Catatan kepolisian dalam beberapa minggu terakhir menunjukkan adanya tren kecelakaan, baik laka tunggal maupun tabrakan antar-pengendara akibat balap liar.

Selain risiko kecelakaan, kebisingan yang ditimbulkan dari penggunaan knalpot brong menjadi keluhan utama warga yang sedang beristirahat.

Biasanya, puncak aksi balap liar ini terjadi pada malam Kamis dan malam Minggu, di mana kerumunan pemuda tampak lebih masif dari hari biasanya.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, Ditlantas Polda Gorontalo telah menyiagakan personel di titik-titik strategis untuk melakukan pembubaran secara persuasif maupun penindakan.

Namun, polisi tidak hanya mengedepankan sisi penegakan hukum atau penindakan semata selama bulan suci ini.

Sisi humanis kepolisian juga ditonjolkan melalui berbagai program sosial yang berjalan beriringan dengan kegiatan patroli.

Salah satu program yang dijalankan adalah "Kolantas Peduli", sebuah aksi sosial dalam bentuk pembagian takjil gratis kepada pengendara yang tertib lalu lintas.

Selain itu, jajaran kepolisian juga aktif mendukung program nasional ASRI (Aman, Sehat, Rapi, dan Indah) di wilayah Gorontalo.

Dukungan tersebut diwujudkan melalui aksi gotong royong pembersihan fasilitas umum seperti taman-taman kota yang menjadi ruang publik masyarakat.

"Kami mendukung program pemerintah dengan membersihkan kawasan fasilitas umum agar masyarakat nyaman saat ngabuburit atau bersantai," jelas Lukman.

Pembersihan ini menyasar tempat-tempat yang sering menjadi lokasi berkumpulnya warga agar tetap terjaga keasrian dan kerapiannya.

Kombes Pol Lukman Cahyono kembali mengingatkan para orang tua untuk lebih ketat mengawasi aktivitas anak-anak mereka di luar rumah.

Ia mengimbau masyarakat agar lebih fokus mengisi bulan penuh berkah ini dengan kegiatan yang lebih bermanfaat dan bernilai ibadah.

"Ramadan sebaiknya diisi dengan kegiatan yang meningkatkan amal ibadah, bukan dengan aktivitas yang tidak bermanfaat," pesannya.

Masyarakat diminta untuk mengurangi kebiasaan nongkrong larut malam yang berpotensi memicu gesekan antar-kelompok atau aksi balap liar.

Polisi mengajak para pemuda untuk mengalihkan energi mereka ke kegiatan positif seperti tadarus Al-Qur'an atau salat berjamaah di masjid.

Himbauan ini diharapkan dapat memutus rantai budaya trek-trekan yang selama ini seolah menjadi tradisi buruk setiap kali Ramadan tiba.

Dengan adanya patroli rutin ini, diharapkan situasi lalu lintas di Gorontalo tetap aman, tertib, dan kondusif hingga hari raya Idulfitri nanti.

Dukungan masyarakat sangat diperlukan untuk melaporkan jika melihat adanya indikasi aksi balap liar di lingkungan mereka masing-masing.

Melalui sinergi antara patroli ketat dan kesadaran masyarakat, diharapkan angka kecelakaan selama Ramadan tahun ini dapat ditekan secara signifikan. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Jadwal Imsakiyah
Jumat, 20 Maret 2026 (30 Ramadan 1447 H)
Kota Gorontalo
Imsak 04:28
Subuh 04:38
Zhuhr 11:59
‘Ashr 14:59
Maghrib 18:02
‘Isya’ 19:10

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved