TNI Gorontalo Meninggal
Gugur di Longsor Bandung, Begini Sosok Rein Pasau di Mata Saudaranya, Ternyata Tulang Punggung
Suasana duka masih menyelimuti rumah keluarga Rein Pasau di Kelurahan Pauwo, Kecamatan Kabila, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo.
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/TNI-AL-GUGUR-Rein-Pasau-merupakan-tulang-punggung-keluarga-Rendi-Pasau-sang-kakak-mengingat.jpg)
Kesaksian tersebut diperkuat oleh ayah sambung almarhum, Azis Rabiu.
Menurutnya, Rein adalah sosok yang paling bisa diandalkan di dalam keluarga.
“Kalau keluarga butuh apa-apa, Rein selalu paling depan. Dia anak yang paling dibutuhkan,” ujar Azis.
Azis juga menuturkan bahwa Rein bukan hanya peduli pada keluarga inti, tetapi juga dikenal baik dan ringan tangan di lingkungan sekitar. Banyak tetangga yang merasakan langsung kebaikan almarhum.
“Bukan cuma keluarga yang kehilangan. Tetangga juga banyak yang datang menangis. Dia suka membantu siapa saja,” katanya.
Duka paling mendalam dirasakan oleh ibu almarhum, Hasna Biga.
Sejak menerima kabar gugurnya Rein, Hasna terus larut dalam kesedihan. Bahkan, ia sempat pingsan saat pertama kali mendengar kabar tersebut.
Pada prosesi pemakaman, Hasna terlihat terus menangis dan beberapa kali harus dipapah oleh keluarga.
Tangisnya pecah saat jasad Rein diturunkan ke liang lahat. Ia mencium tanah yang menutup makam anaknya, seolah tak ingin berpisah.
Rein dimakamkan di pemakaman keluarga di Kelurahan Pauwo, bersebelahan dengan makam ayah kandungnya.
Prosesi pemakaman berlangsung khidmat dan penuh haru, dihadiri keluarga, kerabat, tetangga, serta rekan-rekan almarhum.
Jenazah Rein dipulangkan ke Gorontalo pada Sabtu dini hari menggunakan pesawat komersial.
Setibanya di Bandara Djalaluddin Gorontalo, jenazah disambut dengan prosesi militer sebagai bentuk penghormatan terakhir atas jasa dan pengabdian almarhum.
Baca juga: Jokowi Tetap Tempuh Jalur Hukum soal Ijazah Meski Buka Ruang Maaf
Setelah disemayamkan di rumah duka di Jalan Sultan Botutihe, jenazah kemudian dimakamkan secara militer.
Upacara tersebut menjadi penanda penghormatan negara kepada prajurit yang gugur saat bertugas.
Serda Mar (Anumerta) Rein Pasau merupakan salah satu dari 23 prajurit Marinir TNI AL yang gugur dalam peristiwa longsor di Bandung Barat.
Ia bergabung dengan TNI AL sejak tahun 2022 dan bertugas di Yon Komlek 1 Marinir, Menbanpur 1, Pasmar 1.
(*)