PENAS XVII 2026
Warga Kabupaten Gorontalo Diminta Siapkan 6 Ribu Rumah jadi Homestay untuk Peserta Penas
Provinsi Gorontalo terus mematangkan persiapan sebagai tuan rumah Pekan Nasional (Penas) XVII Petani Nelayan yang akan digelar pada 20–25 Juni
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/PENAS-DI-GORONTALO-Gubernur-dan-Wakil-Gubernur-Gorontalo-Gusnar-Ismail.jpg)
“Biaya menginap itu diterima utuh oleh pemilik rumah, jadi tidak ada potongan,” jelasnya.
Lokasi homestay pun diatur agar tidak terlalu jauh dari pusat kegiatan.
Homestay yang disiapkan berada dalam radius sekitar 7 kilometer dari lokasi utama pelaksanaan Penas XVII di GOR David Tony Limboto, Kabupaten Gorontalo,
Tempat itu bisa menjangkau beberapa kecamatan di wilayah sekitar.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap potensi penipuan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab yang ingin mengambil keuntungan dari kegiatan tersebut.
Untuk biaya menginap, Muljady menegaskan bahwa tarif yang berlaku sudah termasuk layanan makan bagi peserta.
“Rp160 ribu itu merupakan pembayaran atas biaya menginap dan pemilik rumah harus menyediakan makan pagi dan makan malam bagi para peserta,” jelas Muljady.
Baca juga: Gorontalo Swimming Championship 2026 Resmi Digelar, Pesertanya 213 Atlet dari 5 Provinsi
Bagi masyarakat yang ingin rumahnya dijadikan homestay, pemerintah membuka ruang secara terbuka melalui mekanisme desa.
“Hubungi kepala desa setempat untuk bisa didaftarkan rumahnya, sebagai rumah calon homestay,” pungkasnya.
Setiap rumah diperkirakan dapat menampung antara lima hingga sepuluh orang, menyesuaikan kapasitas yang tersedia.
Standar homestay pun tidak rumit, cukup menyediakan fasilitas dasar seperti kamar tidur, kamar mandi, dan toilet. (*)