Jumat, 6 Maret 2026

Gorontalo Hari Ini

Nama Dicatut, Sudarman Samad Klarifikasi Modus Penipuan ke ASN Dikbud Gorontalo

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi Gorontalo, Sudarman Samad, mengungkap adanya modus penipuan

Tayang:
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto Nama Dicatut, Sudarman Samad Klarifikasi Modus Penipuan ke ASN Dikbud Gorontalo
TRIBUNGORONTALO.COM
MODUS PENIPUAN -- Foto Kadis Dikbud Provinsi Gorontalo, Sudarman Samad. Modus penipuan yang mencatut nama Sudarman Samad akhirnya terungkap. 
Ringkasan Berita:
  • Sudarman Samad mengungkap adanya oknum yang berpura-pura sebagai dirinya
  • Pelaku mengelabui ASN dengan dalih urusan internal, lalu mengarahkan percakapan ke permintaan uang
  • Sudarman menegaskan nomor tersebut bukan miliknya dan meminta ASN lebih waspada

 

TRIBUNGORONTALO.COM – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi Gorontalo, Sudarman Samad, mengungkap adanya modus penipuan yang mencatut namanya hanya beberapa jam setelah ia resmi dilantik.

Sudarman menegaskan, oknum tidak bertanggung jawab itu berusaha mengelabui Aparatur Sipil Negara (ASN) dengan berpura-pura sebagai dirinya melalui pesan WhatsApp.

Pelaku bahkan secara terang-terangan meminta sejumlah uang kepada pegawai dengan mengatasnamakan Kadis Dikbud yang baru saja dilantik.

“Oknum ini hubungi orang-orang dinas dan minta uang,” kata Sudarman, Senin (12/1/2026).

Ia menyebut, modus tersebut merupakan cara klasik yang kerap digunakan untuk menipu korban.

Ironisnya, aksi pencatutan nama terjadi tepat setelah ia menerima Surat Keputusan (SK) pelantikan dari Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail.

“Saya baru saja dilantik, bahkan belum sehari penuh menerima SK, sudah ada yang mencatut nama saya,” ujarnya.

Dalam tangkapan layar percakapan yang beredar, pelaku berusaha memastikan posisi calon korban yang merupakan ASN.

Pelaku kemudian meminta korban berpindah ke lokasi sepi dengan dalih membahas hal internal.

Setelah itu, percakapan diarahkan ke permintaan uang.

Sudarman menegaskan bahwa cara tersebut jelas merupakan upaya penipuan.

“Modusnya seperti itu dengan niat minta uang,” tegasnya.

Ia juga menjelaskan bahwa foto profil WhatsApp yang digunakan pelaku memang fotonya.

MODUS PENIPUAN -- Tangkapan layar WhatsApp. Nama Sudarman Samad dicatut oleh oknum tak bertanggung jawab. Oknum berpura-pura jadi Sudarman Samad untuk meminta uang ke sejumlah ASN Dikbud Provinsi Gorontalo.
MODUS PENIPUAN -- Tangkapan layar WhatsApp. Nama Sudarman Samad dicatut oleh oknum tak bertanggung jawab. Oknum berpura-pura jadi Sudarman Samad untuk meminta uang ke sejumlah ASN Dikbud Provinsi Gorontalo. (Istimewa)

Foto itu diambil saat dirinya diwawancarai media.

Namun, ia memastikan nomor yang digunakan bukanlah miliknya.

Sebagai pejabat baru, Sudarman mengingatkan ASN agar lebih waspada terhadap modus serupa.

Ia khawatir bukan hanya dirinya, tetapi juga pejabat lain bisa menjadi sasaran pencatutan identitas.

“Saya masih aktif berkoordinasi dengan banyak pejabat, jadi kemungkinan ada nama lain yang dicatut juga,” katanya.

Sudarman Samad baru saja dilantik oleh Gubernur Gorontalo sebagai Kadis Dikbud pada Senin (12/1/2026).

Sebelumnya, ia menjabat sebagai Sekretaris DPRD Provinsi Gorontalo.

Jabatan Sekretaris Dewan kini diisi oleh Rifli Katili.

Sementara posisi Kadis Dikbud sebelumnya diemban Rusli Nusi.

Pelantikan Sudarman merupakan bagian dari rotasi besar-besaran yang dilakukan Gubernur Gusnar Ismail.

Sebanyak 25 pejabat eselon II dilantik dalam kesempatan tersebut.

Rotasi ini disebut sebagai langkah penyegaran birokrasi di lingkungan Pemerintah Provinsi Gorontalo.

Sudarman menilai, momentum pelantikannya seharusnya menjadi awal untuk bekerja membangun sektor pendidikan dan kebudayaan.

Namun, kasus pencatutan nama justru menjadi ujian pertama yang harus ia hadapi. Ia menekankan pentingnya kewaspadaan ASN terhadap segala bentuk komunikasi mencurigakan.

Menurutnya, setiap permintaan yang mengatasnamakan pejabat harus diverifikasi dengan benar.

Sudarman juga meminta agar ASN tidak mudah percaya terhadap pesan yang beredar melalui aplikasi perpesanan. Ia menegaskan, segala urusan kedinasan akan selalu dilakukan melalui mekanisme resmi.

“Kalau ada permintaan yang tidak sesuai prosedur, itu patut dicurigai,” katanya.

Sudarman berharap kasus ini bisa menjadi pelajaran bagi seluruh ASN. Ia mengingatkan agar tidak ada yang menjadi korban dari modus penipuan serupa.

Selain itu, ia juga meminta masyarakat luas untuk lebih berhati-hati.

Menurutnya, pencatutan nama pejabat bukan hanya merugikan korban, tetapi juga mencoreng integritas lembaga.

Sudarman menegaskan komitmennya untuk menjaga nama baik Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.

Ia menyebut, kasus ini akan segera dilaporkan kepada pihak berwenang. Langkah hukum diperlukan agar pelaku bisa ditindak sesuai aturan.

Sudarman juga mengajak ASN untuk melaporkan jika ada percakapan mencurigakan yang mengatasnamakan dirinya.

Ia menekankan pentingnya solidaritas internal dalam menghadapi ancaman penipuan.

Sudarman berharap ke depan ada sistem pengamanan komunikasi yang lebih ketat.

Dengan demikian, Sudarman Samad menegaskan bahwa ia tidak pernah meminta uang kepada ASN maupun pihak lain.

Kasus ini bukanlah kali pertama terjadi. Beragam modus yang sama juga seringkali dikeluhkan oleh warga di media sosial.

Masyarakat sebaiknya berhati-hati ketika menerima pesan singkat dari orang terdekat sekali pun. Jika ada pesan mencurigakan sebaiknya menghubungi nomor lain yang berhubungan dengan orang bersangkutan.

Baca juga: Viral Video Eskavator di Taman Nasional Bogani Gorontalo, Sekda dan Camat Suwawa Timur Angkat Bicara

Baru Saja Dilantik Gubernur

MUTASI JABATAN - Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, melantik 25 pejabat pimpinan tinggi pratama di Ruang Dulohupa, Kantor Gubernur Gorontalo, Jalan Sapta Marga, Kelurahan Botu, Kecamatan Dumbo Raya, Kota Gorontalo, Senin (12/1/2025). 
MUTASI JABATAN - Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, melantik 25 pejabat pimpinan tinggi pratama di Ruang Dulohupa, Kantor Gubernur Gorontalo, Jalan Sapta Marga, Kelurahan Botu, Kecamatan Dumbo Raya, Kota Gorontalo, Senin (12/1/2025).  (TribunGorontalo.com/Herjianto Tangahu)

Sebelumnya, ia menjabat sebagai Sekretaris DPRD Provinsi Gorontalo. Jabatan Sekretaris Dewan kini diisi oleh Rifli Katili, sementara posisi Kadis Dikbud sebelumnya diemban Rusli Nusi.

Pelantikan Sudarman merupakan bagian dari rotasi besar-besaran yang dilakukan Gubernur Gusnar Ismail terhadap 25 pejabat eselon II Pemprov Gorontalo.

Berikut Daftar Nama 25 pejabat eselon II Pemprov Gorontalo yang dilantik Gubernur Gusnar Ismail hari ini, Senin (12/1/2026).

1.⁠ ⁠Masran Rauf, Staf Ahli Gubernur Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia Setda Provinsi Gorontal

2. Risjon Kurnan Sunge, Staf Ahli Gubernur Bidang Perekonomian, Keuangan dan Pembangunan Setda Provinsi Gorontalo

3. Sila Nurainsyah Botuhe,Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Gorontalo

4. Muhammad Jamal Nganro, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Gorontalo

5. ⁠Zukri Surotinojo Asisten Administrasi Umum Setda Provinsi Gorontalo

6.⁠ ⁠Rifli M Katili, Sekretaris DPRD Provinsi Gorontalo

7.⁠ ⁠Budyanto Sidiki, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Gorontalo

8.⁠ ⁠Sukri Gobel, Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah Provinsi Gorontalo

9.⁠ ⁠Danial Ibrahim, Kepala Badan Pendapatan Daerah Provinsi Gorontalo

10.⁠ ⁠Wahyudin Athar Katili, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi Gorontalo

11.⁠ Rusli Wahjudewey Nusi, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Gorontalo

12.⁠ Muljady Daeng Mario, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Gorontalo

13.⁠ Aryanto Husain, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Gorontalo

14.⁠ ⁠Fayzal Lamakaraka, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Gorontalo

15.⁠ ⁠Sultan Kaluppe, Kepala Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga Provinsi Gorontalo

16.⁠ ⁠Sudarman Samad, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Gorontalo

17.⁠ ⁠Yana Yanti Suleman, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Gorontalo

18.⁠ ⁠Refin Buata, Kepala Dinas Sosial, Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi Gorontalo

19.⁠ ⁠Anang Samudera Otoluwa, Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Provinsi Gorontalo

20.⁠ ⁠Ramdhan Pade, Kepala Dinas Peternakan dan Perkebunan Provinsi Gorontalo

21.⁠ ⁠Sagita Wartabone, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Gorontalo

22.⁠ ⁠Sri Wahyuni Daeng Matona, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi Gorontalo

23.⁠ ⁠Bambang Trihandoko, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Gorontalo

24.⁠ ⁠Taufik El Hakim Sidiki, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Penanggulangan Kebakaran Provinsi Gorontalo

25.⁠ ⁠Amir Hamzah Hadu, Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa Sekretariat Daerah Provinsi Gorontalo.

 

(TribunGorontalo.com/Herjianto Tangahu)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Jadwal Imsakiyah
Jumat, 06 Maret 2026 (16 Ramadan 1447 H)
Kota Gorontalo
Imsak 04:31
Subuh 04:41
Zhuhr 12:03
‘Ashr 15:12
Maghrib 18:05
‘Isya’ 19:14

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved