PEMPROV GORONTALO
6 Instansi Strategis Pemprov Gorontalo "Tak Bertuan", Termasuk Diskominfotik
Sebanyak enam instansi atau Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Pemerintah Provinsi Gorontalo dalam kondisi kosong.
Ringkasan Berita:
- Sebanyak enam instansi di Pemprov Gorontalo, termasuk Dinas Kominfotik dan Inspektorat, saat ini masih kosong tanpa pimpinan definitif.
- Kekosongan terjadi karena calon pejabat dari pihak eksternal harus melewati tahapan wajib manajemen talenta sesuai aturan BKN.
- Gubernur Gusnar Ismail menargetkan seluruh pengisian jabatan tuntas dalam minggu ini demi kelancaran administrasi dan pembayaran gaji pegawai.
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Sebanyak enam instansi atau Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Pemerintah Provinsi Gorontalo dalam kondisi kosong.
Salah satu posisi krusial yang masih kosong adalah jabatan Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Kominfotik).
Kekosongan ini terungkap usai Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, melantik 25 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di Kantor Gubernuran pada Senin (12/1/2026).
Meski puluhan pejabat telah mengisi posisi baru, beberapa kursi di lingkungan sekretariat dan dinas teknis masih dibiarkan lowong.
Baca juga: Bansos BPNT Rp200 Ribu Januari 2026 Masih Cair, Begini Cara Ceknya Pakai KTP
Daftar Instansi yang Masih Kosong Berdasarkan data pelantikan terbaru, berikut adalah enam pos jabatan yang saat ini belum memiliki pimpinan tetap:
- Dinas Kominfo dan Statistik
- Inspektorat
- Biro Umum
- Biro Pemerintahan dan Kesra
- Biro Organisasi
- Biro Ekonomi Pembangunan
Alasan Kursi Pimpinan Belum Terisi Gubernur Gusnar Ismail menjelaskan bahwa kekosongan ini bukan tanpa alasan.
Sebagian besar posisi tersebut akan diisi oleh pejabat dari pihak eksternal yang saat ini masih harus menuntaskan mekanisme administrasi di Badan Kepegawaian Negara (BKN).
"Ada dinas yang masih kosong karena pejabatnya dari eksternal. Mereka belum mengikuti proses manajemen talenta, dan saat ini sedang dalam tahapan tersebut. Begitu juga dengan pengisian untuk eselon III dan IV," ungkap Gusnar.
Dampak pada Jalannya Pemerintahan Kekosongan pimpinan di instansi seperti Dinas Kominfotik dan Inspektorat dinilai cukup krusial bagi fungsi pengawasan dan komunikasi publik pemerintah.
Baca juga: Tips Praktis Agar Bisa Terima Bansos Januari 2026, Cukup Siapkan Ini!
Terlebih lagi, belum rampungnya pengisian jabatan ini berdampak langsung pada terhambatnya hak pegawai, termasuk keterlambatan pembayaran gaji ASN bulan Januari di seluruh lingkungan Pemprov Gorontalo.
Gubernur menargetkan sisa posisi yang kosong serta pelantikan untuk tingkat eselon III dan IV dapat tuntas dalam minggu ini.
"Kita upayakan minggu ini selesai agar seluruh sistem organisasi perangkat daerah yang baru bisa segera berjalan normal," pungkasnya.
Sebagai informasi, dari 25 pejabat yang dilantik hari ini, mereka terdiri dari dua orang staf ahli, tiga asisten, dan 20 kepala OPD.
Sementara OPD yang tidak mengalami perubahan nomenklatur seperti Dinas PUPRPKP dan Kesbangpol tetap dipimpin oleh pejabat lama tanpa pelantikan ulang. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/GUBERNURAN-Potret-Kantor-Gubernur-Gorontalo.jpg)