Gorontalo Hari Ini

Baru Dilantik, Nama Kadis Dikbud Gorontalo Dicatut Oknum untuk Tipu ASN

Modus penipuan dengan mengatasnamakan pejabat kembali mencuat di lingkungan Pemerintah Provinsi Gorontalo.

Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Fadri Kidjab
TribunGorontalo.com/HO
MODUS PENIPUAN -- Tangkapan layar WhatsApp. Nama Sudarman Samad dicatut oleh oknum tak bertanggung jawab. Oknum berpura-pura jadi Sudarman Samad untuk meminta uang ke sejumlah ASN Dikbud Provinsi Gorontalo. 

Ringkasan Berita:
  • Oknum tidak bertanggung jawab mencatut nama Sudarman Samad lewat WhatsApp
  • Aksi penipuan terjadi tepat setelah Sudarman dilantik oleh Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail
  • Sudarman menegaskan nomor WhatsApp yang digunakan pelaku bukan miliknya

 

TRIBUNGORONTALO.COM – Belum genap sehari dilantik sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi Gorontalo, nama Sudarman Samad dicatut oleh oknum tidak bertanggung jawab.

Modus penipuan dengan mengatasnamakan pejabat kembali mencuat di lingkungan Pemerintah Provinsi Gorontalo.

Oknum tersebut menghubungi sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Dinas Pendidikan dan Kebudayaan melalui pesan WhatsApp.

Dalam percakapan, pelaku berpura-pura sebagai Sudarman Samad dan mengarahkan pembicaraan ke urusan internal dinas.

Sudarman membenarkan adanya upaya penipuan tersebut. Ia mengungkapkan bahwa oknum itu secara terang-terangan meminta uang kepada pegawai dengan mencatut namanya.

“Oknum ini hubungi orang-orang dinas dan minta uang,” kata Sudarman kepada TribunGorontalo.com, Senin (12/1/2026).

Ironisnya, aksi pencatutan nama ini terjadi tepat setelah Sudarman menerima Surat Keputusan (SK) pelantikan dari Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail.

“Saya baru saja dilantik, bahkan belum sehari penuh menerima SK, sudah ada yang mencatut nama saya,” ujarnya.

Dalam tangkapan layar percakapan yang beredar, pelaku berusaha memastikan posisi calon korban yang merupakan ASN.

Ia kemudian meminta korban berpindah ke lokasi sepi dengan dalih membahas hal internal, sebelum akhirnya mengarahkan percakapan ke permintaan uang.

Sudarman menegaskan bahwa cara tersebut merupakan modus klasik untuk mengelabui korban.

“Modusnya seperti itu dengan niat minta uang,” tegasnya. 

Ia juga menjelaskan bahwa foto profil WhatsApp yang digunakan pelaku memang fotonya, diambil saat dirinya diwawancarai media. Namun, ia memastikan nomor yang tertera bukanlah miliknya.

Sebagai pejabat baru, Sudarman mengingatkan ASN agar lebih waspada. Ia khawatir bukan hanya dirinya, tetapi juga pejabat lain bisa menjadi sasaran pencatutan identitas.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Jadwal Imsakiyah
Sabtu, 21 Februari 2026 (3 Ramadan 1447 H)
Kota Gorontalo
Imsak 04:33
Subuh 04:43
Zhuhr 12:05
‘Ashr 15:21
Maghrib 18:07
‘Isya’ 19:17

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved