Sabtu, 14 Maret 2026

Pani Gold Viral

Muncul Protes Usai Pesta Karyawan Pani Gold Mine di Gorontalo saat Desa Sekitar Dilanda Banjir

PT Pani Gold Mine dulu Pani Gold Project adalah perusahaan tambang emas skala besar yang dikelola oleh PT Merdeka Gold Resources (MGR)

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Aldi Ponge
zoom-inlihat foto Muncul Protes Usai Pesta Karyawan Pani Gold Mine di Gorontalo saat Desa Sekitar Dilanda Banjir
TIDAK ADA/TANGKAPAN LAYAR
PESTA AKHIR TAHUN - Viral video pesta akhir tahun karyawan PT Pani Gold Mine di Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo. Aksi tersebut dikritik dan protes banyak pihak karena tidak berempati ke warga desa sekitar yang dilanda banjir bandang. 

Anggota Komisi II DPRD Provinsi Gorontalo, Limonu Hippy menanggapi video viral pesta akhir tahun melibatkan DJ dan wanita berpakaian seksi tersebut. 

Politisi Partai Gerindra ini mengatakan kegiatan dalam video itu mencerminkan minimnya empati sosial di tengah situasi bencana yang sedang dihadapi masyarakat.

“Tidak memiliki hati nurani dan rasa sepenanggungan,” tegas anggota Komisi II DPRD Provinsi Gorontalo tersebut, Jumat (2/1/2026).

Menurut Limonu, peristiwa tersebut semakin menyakitkan karena berlangsung ketika warga Desa Hulawa masih berjuang menghadapi dampak banjir. 

Ia menekankan, lokasi perusahaan yang menjadi tempat berlangsungnya kegiatan hiburan itu juga berada di desa yang terdampak.

Limonu mengingatkan bahwa sebelumnya pemerintah daerah telah mengeluarkan edaran agar seluruh pihak menahan diri dan tidak menggelar kegiatan bersifat seremonial.

“Disamping daerah kita, daerah lain Pulau Sumatera dan Aceh sedang berduka, mereka sedang dilanda bencana yang begitu besar, tentu itu juga penting untuk kita bisa rasakan bersama manakala kita benar memiliki rasa sepenanggungan. Apalagi lokus terdampak banjir tersebut di desa di mana PGM berusaha d ibidang industri pertambangan" ujar anggota DPRD daerah pemilihan Pohuwato dan Boalemo ini.

Ia menegaskan, edaran pemerintah daerah seharusnya menjadi acuan bersama dan wajib ditaati oleh seluruh pihak, termasuk perusahaan yang beroperasi di wilayah terdampak bencana.

Bagi Limonu, fakta bahwa kegiatan tersebut terjadi di Desa Hulawa, yang saat itu tengah dilanda banjir, menjadi hal yang paling melukai perasaan masyarakat Pohuwato.

“Itu sungguh menyakitkan perasaan masyarakat Pohuwato,” katanya.

Limonu mengungkapkan bahwa dirinya telah melakukan komunikasi langsung dengan pihak manajemen perusahaan pada malam kejadian. 

Dalam komunikasi tersebut, Direktur perusahaan mengakui adanya kegiatan itu dan segera menginstruksikan agar kegiatan dihentikan.

Meski demikian, Limonu menilai perusahaan seharusnya sejak awal menunjukkan empati dan kepekaan sosial terhadap kondisi warga sekitar.

Dia berharap pimpinan perusahaan memberikan sanksi tegas kepada pihak-pihak yang terlibat dan berinisiatif menggelar kegiatan tersebut.

“Kita berharap kepada pimpinan perusahaan untuk memberikan sanski tegas, terdapat karyawan-karyawan yang berinisiatif untuk itu,” ujarnya.

Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Jadwal Imsakiyah
Sabtu, 14 Maret 2026 (24 Ramadan 1447 H)
Kota Gorontalo
Imsak 04:30
Subuh 04:40
Zhuhr 12:01
‘Ashr 15:05
Maghrib 18:03
‘Isya’ 19:11

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved