SEA Games 2025
Kisah Perjalanan Jelki dan Silvana Atlet Gorontalo Menuju SEA Games Thailand 2025
Prestasi atlet tidak pernah lahir secara instan. Kalimat itu pantas disematkan kepada dua atlet asal Gorontalo, Jelki Ladada dan Silvana Lamanda.
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Jelki-Ladada-dan-Silvana-Lamanda.jpg)
Ringkasan Berita:
- Jelki Ladada (sepak takraw) meraih 1 perak dan 2 perunggu di SEA Games Thailand 2025
- Silvana Lamanda (taekwondo) menyumbang 1 perunggu di kategori putri under 57 kg
- Kepulangan keduanya disambut Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, sebagai kebanggaan daerah
TRIBUNGORONTALO.COM – Prestasi atlet tidak pernah lahir secara instan. Kalimat itu pantas disematkan kepada dua atlet asal Gorontalo, Jelki Ladada dan Silvana Lamanda.
Di balik gemerlap podium SEA Games Thailand 2025, terdapat perjalanan panjang penuh disiplin dan pergulatan mental yang mereka jalani.
Keduanya baru kembali ke Gorontalo setelah mengharumkan nama Indonesia dan daerah pada ajang olahraga terbesar di Asia Tenggara tersebut.
Medali yang mereka raih bukan sekadar torehan biasa, melainkan hasil dari proses panjang yang penuh perjuangan.
Baca juga: Nama-nama Atlet Gorontalo Peraih Medali di SEA Games Thailand 2025
Jelki Ladada: Konsistensi di Sepak Takraw
Bagi Jelki Ladada (24), atlet sepak takraw, SEA Games Thailand 2025 menjadi panggung pembuktian. Ia turun di dua nomor, yakni tim regu beregu yang menghasilkan medali perunggu serta kategori mix quadran dengan torehan medali perak.
Capaian tersebut menambah daftar prestasinya di ajang SEA Games. Jelki tercatat sudah tiga kali memperkuat Indonesia di level Asia Tenggara.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Gorontalo yang telah memberi dukungan pada saya,” ujar Jelki.
Ia menuturkan, pencapaian di Thailand tidak lepas dari kerja keras selama mengikuti pemusatan latihan nasional (pelatnas) selama lima bulan di Bandung, Jawa Barat.
Jika ditarik ke belakang, grafik prestasi Jelki terus meningkat. Pada SEA Games Vietnam 2021, ia meraih medali perak dan perunggu. Dua tahun berselang di Kamboja, ia berhasil membawa pulang medali emas. Sementara di Thailand 2025, ia kembali mempersembahkan satu perak dan dua perunggu.
“Alhamdulillah, di Thailand saya dapat satu perak dan dua perunggu,” tuturnya.
Dalam tim nasional sepak takraw, Jelki menjadi satu-satunya wakil dari Gorontalo yang bergabung bersama atlet dari Jawa Tengah, Riau, Sulawesi Selatan, dan Jawa Barat. Meski belum meraih emas di Thailand, ia menyebut capaian tersebut masih menyisakan ruang untuk diperbaiki di masa depan.
“Semoga ke depan lebih maksimal lagi dan terus berjuang untuk Gorontalo dan Indonesia,” katanya.
Silvana Lamanda: Mental Jadi Penentu
Cerita serupa datang dari Silvana Lamanda (22), atlet taekwondo Gorontalo yang turun di kategori putri under 57 kilogram. Di SEA Games Thailand 2025, Silvana mempersembahkan medali perunggu bagi Indonesia.
Baginya, medali tersebut menjadi penanda perjalanan panjangnya di SEA Games. Sama seperti Jelki, Thailand menjadi SEA Games ketiga Silvana setelah Vietnam 2021 dan Kamboja 2023.