Selasa, 10 Maret 2026

Viral Gorontalo

Klarifikasi Iksan Daud Warga Gorontalo yang Diduga Usir Istri Usai Dilantik PPPK

Iksan Daud mendadak viral gara-gara dituding mengusir istrinya usai dilantik sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja

Tayang:
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto Klarifikasi Iksan Daud Warga Gorontalo yang Diduga Usir Istri Usai Dilantik PPPK
Istimewa
PPPK VIRAL -- Kolase Iksan Daud, PPPK Gorontalo yang viral diduga mengusir istrinya. Iksan mengklarifikasi masalah rumah tangganya dengan Siti Hindrawati. (Sumber Foto: Facebook) 
Ringkasan Berita:
  • Iksan telah bekerja sebagai tenaga kontrak di Bandara Djalaluddin Gorontalo sejak 2016 dan resmi diangkat sebagai PPPK pada Juni 2025
  • Ia meminta maaf atas kegaduhan di publik, menegaskan konflik rumah tangga adalah urusan pribadi, dan tidak ingin membebani instansi tempatnya bekerja
  • Manajemen bandara telah melakukan pembinaan dan mediasi berulang kali, bahkan sempat tercapai kesepakatan damai pada Agustus–September 2025

 

TRIBUNGORONTALO.COM – Iksan Daud mendadak viral gara-gara dituding mengusir istrinya usai dilantik sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Peristiwa ini menjadi buah bibir warganet setelah pengguna Facebook, Siti Hindrawati, membagikan video beberapa waktu lalu.

Saat dikonfirmasi TribunGorontalo.com, Iksan Daud akhirnya angkat bicara mengenai status kepegawaiannya sekaligus merespons kegaduhan yang berkembang di ruang publik.

Ia menjelaskan bahwa dirinya telah bekerja cukup lama sebelum resmi menjadi PPPK.

“Saya bekerja sebagai tenaga kontrak di Bandar Udara Djalaluddin Gorontalo sejak tahun 2016 dan diangkat sebagai PPPK pada Juni 2025,” jelasnya, Rabu (24/12/2025).

Bandara Djalaluddin terletak di Kecamatan Isimu, Kabupaten Gorontalo. Bandara Kelas I yang dikelola UPT Ditjen Hubud ini berjarak 39,9 kilometer dari Kota Gorontalo.

Butuh waktu sekitar satu jam menggunakan mobil jika melewati Jalan Gorontalo Outer Ring Road.

Penjelasan Iksan Daud

Menanggapi ramainya perbincangan di media sosial, khususnya yang melibatkan unggahan sang istri, Iksan menyampaikan permohonan maaf kepada berbagai pihak.

Ia menilai persoalan tersebut telah melebar dan menimbulkan kegaduhan. Permohonan maafnya ditujukan kepada masyarakat serta pimpinan di instansi tempatnya bekerja.

Iksan menegaskan bahwa konflik rumah tangga yang dialaminya merupakan urusan pribadi dan tidak ingin persoalan tersebut berdampak pada institusi tempatnya bekerja.

“Permasalahan rumah tangga adalah privasi, dan saya tidak ingin membebani instansi,” tegasnya.

Dalam penjelasannya, Iksan juga mengungkapkan bahwa pihak manajemen Bandara Djalaluddin Gorontalo telah turun tangan menyikapi persoalan tersebut.

Menurutnya, upaya pembinaan dan mediasi sudah dilakukan lebih dari sekali.

“Manajemen bandara sudah melakukan pembinaan dan mediasi kepada saya bersama istri berulang kali,” ujarnya.

Bahkan, ia menyebut bahwa proses mediasi sempat membuahkan kesepakatan damai. Pada Agustus dan September 2025, dirinya dan sang istri sempat berdamai serta berkomitmen memperbaiki rumah tangga.

Iksan berharap masyarakat tidak terburu-buru menarik kesimpulan dari informasi yang beredar di media sosial. Menurutnya, hanya dirinya dan sang istri yang benar-benar memahami persoalan rumah tangga mereka.

Ia juga menegaskan bahwa tidak semua tuduhan yang beredar sesuai dengan kenyataan. Meski demikian, ia memilih untuk membatasi penjelasan demi menjaga privasi kedua belah pihak.

“Saya tidak mau membahas lebih detail mengenai permasalahan ini karena alasan privasi,” tandasnya.

Baca juga: Siti Hindrawati Curhat Diusir Suami PPPK Gorontalo: Berkali-kali Diminta Pergi, Bertahan demi Anak

Pengakuan Sang Istri

ISTRI DIUSIR -- Kolase foto Siti Hindrawati dan perabotan rumah. Siti Hindrawati mendadak viral usai videonya ramai dibagikan di media sosial. 
ISTRI DIUSIR -- Kolase foto Siti Hindrawati dan perabotan rumah. Siti Hindrawati mendadak viral usai videonya ramai dibagikan di media sosial.  (Tangkapan layar video Facebook)

Seorang perempuan di Gorontalo bernama Siti Hindrawati mengungkap kisah pilu rumah tangganya setelah diduga diusir oleh suaminya yang merupakan PPPK.

Kepada TribunGorontalo.com, Siti membenarkan peristiwa tersebut dan menyebut perlakuan yang dialaminya bukan terjadi sekali ini saja.

“Sudah lama saya selalu mendapat perlakuan seperti ini. Saya berusaha bertahan demi anak, tapi kemarin tiba puncaknya,” ungkap Siti, Selasa (23/12/2025).

Siti mengaku telah berupaya mempertahankan rumah tangganya selama kurang lebih 10 tahun, terutama demi anak mereka yang kini berusia delapan tahun.

Ia menyebut rumah yang selama ini ditempati berada di Desa Dunggala, Kecamatan Tibawa, Kabupaten Gorontalo.

Menurut Siti, tekanan dalam rumah tangga semakin ia rasakan setelah suaminya dilantik sebagai PPPK. Ia mengungkapkan bahwa suaminya kerap melontarkan ucapan yang membuatnya tertekan.

“Ini salah satunya, karena ucapannya yang selalu bilang kalau saya takut kehilangan dia karena dia sudah PPPK,” ujarnya.
Tak hanya itu, Siti juga menyampaikan bahwa persoalan rumah tangga mereka sebenarnya sudah berulang kali diupayakan untuk diselesaikan secara kekeluargaan.

Musyawarah dengan kedua belah pihak keluarga bahkan sempat dilakukan, lengkap dengan kesepakatan antar orang tua. Namun, menurutnya, kesepakatan tersebut kembali dilanggar.

“Berulang kali saya selalu diturunkan, pernah dijemput dan sudah buat perjanjian sesama orang tua, tapi dia langgar lagi,” jelasnya.

Akibat kejadian tersebut, Siti kini memilih meninggalkan rumah dan tinggal sementara di rumah ibunya di Kecamatan Telaga, Kabupaten Gorontalo.

“Sekarang saya menenangkan diri,” pungkasnya. 

 

(TribunGorontalo.com/Herjianto Tangahu)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Jadwal Imsakiyah
Selasa, 10 Maret 2026 (20 Ramadan 1447 H)
Kota Gorontalo
Imsak 04:31
Subuh 04:41
Zhuhr 12:02
‘Ashr 15:09
Maghrib 18:04
‘Isya’ 19:13

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved