Selasa, 10 Maret 2026

Viral Gorontalo

Ratusan Warga Gorontalo Sambut Mutia Imran, Peserta Dangdut Academy 7 Pulang Kampung

Mutia Imran merupakan peserta asal Gorontalo yang tampil di ajang Dangdut Academy 7, harus mengakhiri langkahnya di babak Top 6.

Tayang:
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto Ratusan Warga Gorontalo Sambut Mutia Imran, Peserta Dangdut Academy 7 Pulang Kampung
Facebok
PULANG KAMPUNG -- Kolase foto Mutia Imran. Peserta Dangdut Academy 7, Mutia disambut masyarakat Gorontalo, Jumat (12/12/2025). 
Ringkasan Berita:
  • Mutia Imran, peserta asal Gorontalo di ajang Dangdut Academy 7, harus mengakhiri langkahnya di babak Top 6
  • Kepulangannya pada Jumat (12/12/2025) disambut meriah ratusan warga di Bandara Djalaluddin
  • Meski tersenggol, Mutia tetap dianggap membanggakan daerah. Pemerintah dan masyarakat Gorontalo memberi dukungan penuh

 

TRIBUNGORONTALO.COM – Ratusan warga Gorontalo menyambut Mutia Imran di Bandara Djalaluddin Gorontalo pada Jumat (12/12/2025).

Mutia Imran merupakan peserta asal Gorontalo yang tampil di ajang Dangdut Academy 7, harus mengakhiri langkahnya di babak Top 6.

Pada malam Result Show, dukungan yang diterima Mutia belum mampu mengangkat perolehan nilainya sehingga ia menjadi salah satu peserta yang tersenggol.

Pagi tadi, Mutia kembali ke tanah kelahirannya di Provinsi Gorontalo. Ia tiba di Bandara Djalaluddin dan langsung disambut antusias oleh masyarakat.

Mutia berdiri di atas sebuah mobil sambil melambaikan tangan kepada warga yang berjejer di pinggir jalan. Ia kemudian diiringi masyarakat yang mengikuti dari belakang, baik dengan sepeda motor maupun mobil.

Rombongan melewati Gorontalo Outer Ring Road (GOOR) dan sempat berhenti di rumah keluarganya di Kecamatan Tapa, Bone Bolango. Informasi yang diterima, Mutia akan berakhir di Onato Caffe Danau Perintis, Kecamatan Suwawa, Bone Bolango.

Pada malam harinya, Mutia dijadwalkan tampil dalam konser perdana di Lapangan IPPOT Tapa, Kabupaten Bone Bolango.

Perjalanan Mutia di panggung DA7 sebelumnya mencuri perhatian banyak penonton. Ia dikenal dengan karakter vokal yang lembut dan stabil, serta penghayatan yang kuat di setiap penampilannya.

Mutia sempat menembus babak Top 8 hingga masuk Top 6 berkat dukungan tinggi dari masyarakat Gorontalo dan berbagai daerah lainnya.

Kegagalannya melaju ke babak berikutnya tidak mengurangi apresiasi publik terhadap perjuangannya.

Pemerintah daerah bersama masyarakat Gorontalo memberikan dukungan besar sejak awal, dan kepulangannya hari ini menjadi momentum bagi warga untuk menyambut sang wakil daerah yang telah mengharumkan nama Gorontalo di panggung nasional.

Baca juga: BREAKING NEWS: Motor Milik Jurnalis Gorontalo Dicuri, Polisi Buru Pelaku

Cerita Perjuangan Mutia Imran

Perjalanan Mutia Imran, gadis berbakat asal Bulango Ulu, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo, menjadi salah satu kisah paling membanggakan sekaligus mengharukan di panggung Dangdut Academy 7 (DA7) Indosiar.

Setelah menembus berbagai tahap hingga berhasil mencapai Top 6, Mutia akhirnya harus mengakhiri langkahnya pada result show Senin malam, 1 Desember 2025.

Padahal, Mutia telah mencuri perhatian masyarakat Gorontalo sejak awal kompetisi. Ia pertama kali lolos ke babak Top 30 dan langsung disambut antusias oleh warga daerahnya.

Lahir pada 13 Mei 2007, Mutia adalah anak pertama dari tiga bersaudara pasangan Imran Mahmud, Anggota DPRD Bone Bolango, dan Karsum Idrus.

Sang ayah menggambarkan Mutia sebagai anak yang penurut, taat pada orang tua, serta tekun belajar.

Sejak kecil, bakat seni Mutia sudah menonjol. Saat SD, ia menjuarai lomba pop tingkat kabupaten, dan di usia 11 tahun tampil di ajang dangdut cilik tingkat nasional di Jakarta.

Prestasinya terus berlanjut, dari juara dua Festival Dangdut Danau Perintis pada usia 13 tahun hingga berbagai kemenangan saat SMA.

Ia juga dikenal piawai dalam menari, membuat penampilannya di panggung semakin memikat.

Perjuangan Mutia di DA7 berlangsung cukup konsisten. Ia bahkan sempat tampil kuat di Top 7 setelah meraih virtual gift terbanyak.

Namun di Top 6, jumlah gift yang menurun membuat posisinya tak lagi aman.

Pada result show, April dari Cirebon tampil sebagai peraih gift tertinggi dengan 15 juta dukungan dan lolos otomatis ke Top 5.

Sementara empat peserta lainnya diselamatkan oleh juri.

Mutia menjadi satu-satunya peserta yang tersenggol di babak tersebut, membuat para pendukungnya di Gorontalo merasa sedih dan kecewa.

Meski begitu, keluarga Mutia tetap bangga. Sang ayah mengaku selalu meluangkan waktu untuk memberi semangat putrinya, bahkan di tengah kesibukan sebagai anggota dewan.

Selama kompetisi, dukungan virtual gift menjadi faktor penting bagi keberlangsungan peserta. Keluarga Mutia pun sejak awal berharap agar masyarakat Gorontalo tidak berhenti memberikan dukungan. 

 

(TribunGorontalo.com/Jefry Potabuga)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Jadwal Imsakiyah
Selasa, 10 Maret 2026 (20 Ramadan 1447 H)
Kota Gorontalo
Imsak 04:31
Subuh 04:41
Zhuhr 12:02
‘Ashr 15:09
Maghrib 18:04
‘Isya’ 19:13

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved