PEMPROV GORONTALO
Gubernur Gusnar Fokus 3 Isu Utama di HUT ke-25 Provinsi Gorontalo, Paparkan Capaian dan Target Besar
Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 Provinsi Gorontalo tidak hanya diwarnai nuansa adat dan kemeriahan tradisi lokal.
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Gubernur-Gorontalo-Gusnar-Ismail-saat-memberikan-sambutan-5-Desember-2025.jpg)
Ringkasan Berita:
- Gubernur Gusnar Ismail dalam Rapat Paripurna HUT ke-25 menekankan perjalanan Gorontalo dari kondisi awal yang penuh keterbatasan
- Gorontalo berhasil mencatat peningkatan signifikan, ditandai dengan lonjakan APBD dari Rp 52 miliar menjadi Rp 1,7 triliun (2025)
- Pemerintah Provinsi Gorontalo menargetkan akselerasi program strategis nasional
TRIBUNGORONTALO.COM – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 Provinsi Gorontalo tidak hanya diwarnai nuansa adat dan kemeriahan tradisi lokal.
Dalam Rapat Paripurna ke-64 yang digelar di Kantor DPRD Provinsi Gorontalo, Jumat (5/12/2025), Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail menyampaikan sambutan yang menitikberatkan pada tiga isu utama: refleksi perjalanan 25 tahun, capaian pembangunan, serta arah kebijakan ke depan.
Mengawali sambutannya, Gusnar menegaskan fokusnya pada tiga bahasan besar.
“Saya fokuskan sambutan saya pada tiga pembahasan utama,” ujarnya.
Ia kemudian mengajak para tamu undangan menengok kembali perjalanan Gorontalo sejak resmi menjadi provinsi. Menurutnya, 25 tahun lalu para pendiri membangun Gorontalo dengan semangat kuat, berlandaskan identitas budaya daerah.
Saat itu, kondisi pendidikan masih rendah, layanan kesehatan belum memadai, dan kemampuan fiskal sangat terbatas. Namun, kata Gusnar, hal tersebut tidak menghentikan komitmen untuk terus bergerak maju.
“Dengan tekad dan semangat membangun, kita mampu mencapai itu,” ungkapnya.
Gusnar memaparkan sejumlah capaian penting yang berhasil diraih Gorontalo dalam kurun waktu dua setengah dekade.
Keuangan daerah: APBD Provinsi yang pada awal berdiri hanya sekitar Rp 52 miliar, kini melonjak hingga Rp 1,7 triliun pada tahun 2025.
Pertama, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) terus menunjukkan tren positif, menandakan meningkatnya kualitas hidup masyarakat.
Kedua, kemiskinan menurun signifikan dibandingkan dua dekade lalu, menjadi bukti pembangunan yang lebih merata.
Ketiga, pertumbuhan ekonomi Gorontalo kini berada di peringkat 7 nasional.
Ia juga menyinggung sejumlah proyek strategis yang menopang pembangunan daerah, mulai dari infrastruktur darat, laut, hingga udara.
“Salah satunya adalah pembangunan Jalan Gorontalo Outer Ring Road (GORR), jembatan, pelabuhan, dan Bandara Djalaluddin Gorontalo,” ucapnya.