Sabtu, 21 Maret 2026

PEMPROV GORONTALO

Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail Lobi Rp5,3 M Dana Pusat untuk Latih Ribuan Tenaga Kerja

Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat daya saing tenaga kerja lokal.

Tayang:
Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail Lobi Rp5,3 M Dana Pusat untuk Latih Ribuan Tenaga Kerja
Dikominfotik
LOBI-LOBI -- Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail audiensi bersama Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor di Kementerian Ketenagakerjaan RI, Jumat (10/10/2025), 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo — Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat daya saing tenaga kerja lokal.

Dalam pertemuan strategis bersama Wakil Menteri Ketenagakerjaan RI, Afriansyah Noor beberapa waktu lalu, Gusnar mengusulkan percepatan pembangunan Balai Latihan Kerja (BLK) Gorontalo dan penguatan pelatihan vokasi lintas sektor.

Pertemuan yang berlangsung di kantor Kementerian Ketenagakerjaan RI itu dihadiri langsung oleh Wamenaker, Sekjen Kemenaker, Dirjen Bina Lavotas, serta jajaran direktur terkait.

Baca juga: Kerja Diam-Diam, Gusnar Buktikan Gorontalo Bisa Turunkan Stunting hingga Diganjar Penghargaan

Audiensi berlangsung hangat dan penuh komitmen, membahas arah baru pelatihan tenaga kerja di Gorontalo.

“Pemerintah Provinsi Gorontalo berharap adanya dukungan dari Kementerian Ketenagakerjaan untuk melatih sekitar 1.028 tenaga kerja lokal di sektor pertambangan, pariwisata, infrastruktur, dan agromaritim, dengan total anggaran mencapai Rp5,3 miliar,” ujar Gubernur Gusnar Ismail.
Gusnar menegaskan bahwa pelatihan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan langkah strategis untuk menjawab kebutuhan industri yang berkembang pesat di Gorontalo.

Sektor-sektor seperti pertambangan, pariwisata, dan agromaritim dinilai memiliki potensi besar untuk menyerap tenaga kerja lokal, terutama generasi muda.

Selain pembangunan BLK, Gusnar juga memaparkan perkembangan Program Magang Nasional Provinsi Gorontalo 2025. Program ini menargetkan 300 peserta yang telah terverifikasi di 10 perusahaan mitra.

Tujuannya: membuka akses kerja nyata bagi pemuda Gorontalo dan memperkuat keterampilan mereka sebelum masuk dunia kerja.

Menanggapi usulan tersebut, Wamenaker Afriansyah Noor menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Pemerintah Provinsi Gorontalo.

Ia menyebut bahwa SK Dirjen untuk operasional workshop akan segera diterbitkan, sambil menunggu regulasi teknis melalui Permenaker terkait struktur organisasi UPTP BLK Gorontalo.

“Kami sangat mendukung upaya Gubernur Gorontalo dalam meningkatkan kualitas tenaga kerja daerah,” ujar Afriansyah Noor.

Langkah ini menjadi sinyal positif bahwa kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah semakin solid dalam membangun ekosistem pelatihan kerja yang produktif dan berkelanjutan.

Dengan dukungan anggaran Rp5,3 miliar dan sinergi lintas kementerian, Pemerintah Provinsi Gorontalo optimistis pembangunan BLK dan pelaksanaan program magang nasional akan segera terealisasi.

Targetnya jelas: menciptakan tenaga kerja yang terampil, produktif, dan berdaya saing tinggi.

Langkah cepat ini juga menjadi bagian dari strategi besar Gusnar Ismail dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah berbasis keterampilan dan kesiapan kerja.

Di tengah tantangan global dan transformasi industri, Gorontalo memilih bergerak cepat dengan target yang tepat.

(*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved