Menbud ke Gorontalo
Fadli Zon Kagum Museum Gorontalo, Usul Gubernur Gusnar Ismail Adopsi Teknologi VR
Kunjungan Menteri Kebudayaan, Fadli Zon, ke UPTD Museum Purbakala Gorontalo meninggalkan kesan positif, Rabu (15/10/2025).
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/MENBUD-KE-GORONTALO-Menteri-Kebudayaan-Fadli-Zon.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Kunjungan Menteri Kebudayaan, Fadli Zon, ke UPTD Museum Purbakala Gorontalo meninggalkan kesan positif, Rabu (15/10/2025).
Didampingi Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, Fadli menelusuri setiap sudut museum yang menyimpan banyak benda bersejarah dan dokumentasi perjalanan Gorontalo dari masa ke masa.
Rombongan tiba di Museum Purbakala yang terletak di Kelurahan Tamalate, Kecamatan Kota Timur, Kota Gorontalo, setelah sebelumnya mengikuti kegiatan di Hotel Aston.
Kedatangan mereka disambut hangat oleh para pegawai museum dan sejumlah siswa-siswi SMA di Gorontalo.
Di teras museum, Fadli lebih dulu disuguhi atraksi budaya lokal yakni proses pembuatan Kue Dumalo, salah satu camilan khas Gorontalo.
“Kue ini adalah salah satu cemilan khas Gorontalo,” bisik Gubernur Gusnar kepada Fadli, sambil menyaksikan langsung prosesnya.
Setelah itu, Fadli diajak berkeliling ruang utama museum.
Ia tampak serius memperhatikan setiap koleksi mulai dari foto-foto dan patung miniatur pahlawan Gorontalo, hingga kisah perjuangan rakyat Gorontalo mengusir penjajah pada tahun 1942.
Salah satu yang menarik perhatiannya adalah replika tengkorak Manusia Oluhuta, yang diyakini merupakan homo sapiens purba yang pernah hidup di wilayah Gorontalo.
Hampir tak ada satu pun benda sejarah yang terlewatkan.
Edukator museum tampak memberi penjelasan secara detail, sementara Fadli sesekali bertanya detail tentang koleksi yang ada.
Ia menaruh perhatian khusus pada koleksi kamera kuno dan pakaian adat Gorontalo.
“Kalau yang paling buat terkesima sebenarnya hampir semua,” ujar Fadli saat diwawancarai.
Namun, di balik kekaguman itu, Fadli juga memberikan masukan berharga untuk pengembangan museum di masa depan.
Menurutnya, museum perlu menghadirkan sentuhan teknologi agar lebih menarik, terutama bagi generasi muda.