Rabu, 11 Maret 2026

Bocah Hanyut di Gorontalo

Ibu Awal Muhammad, Bocah Hanyut di Sungai Bolango Gorontalo Terisak, Suasana Rumah Dipenuhi Duka

Suasana duka menyelimuti rumah keluarga korban Awal Muhammad, sang ibu terus menangis dan ayah mengurung diri di kamar serta tak banyak bicara.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Prailla Libriana Karauwan
zoom-inlihat foto Ibu Awal Muhammad, Bocah Hanyut di Sungai Bolango Gorontalo Terisak, Suasana Rumah Dipenuhi Duka
TribunGorontalo.com/Jefry Potabuga
BOCAH HANYUT -- Kondisi rumah keluarga Awal Muhammad, bocah yang hanyut di Sungai Bolango Gorontalo di Kelurahan Tenilo Kota Gorontalo, Selasa (14/10/2025). Sang ibu terus menaning sedangkan ayahnya memilih berdiam diri di kamar dan tak banyak bicara 

TRIBUNGORONTALO.COM, GORONTALO – Suasana duka menyelimuti rumah keluarga korban Awal Muhammad, bocah yang hanyut di Sungai Bolango, Kota Gorontalo

Awal merupakan warga Kelurahan Tenilo, Kecamatan Kota Barat, Kota Gorontalo.

Ia merupakan anak sulung dari dua bersaudara.

Pantauan TribunGorontalo.com di rumah korban, Selasa (14/10/2025), sang ibu, Natalia Iksar terus menangis sejak Awal dilaporkan hanyut di Sungai Bolango.

Sementara sang ayah, Arman Muhammad lebih memilih berdiam diri di kamar dan tak banyak bicara.

Ia disebut belum sanggup berbicara sejak mengetahui kabar putra sulungnya hanyut.

“Itu ayahnya Awal pun terus menangis bahkan tidak mau bicara dari kemarin,” ujar Muchtar Dama, kakek korban, saat diwawancarai Tribun Gorontalo.

Rumah yang didominasi cat hijau itu juga tampak dipadati kerabat dan warga untuk memberi dukungan moral.

Baca juga: Ammar Zoni Terancam Hukuman Mati atau Penjara Seumur Hidup Usai Edarkan Narkoba di Dalam Jeruji

Kata Muchtar, sebelum kejadian, Awal sedang mencari layang-layang yang putus di sekitar bantaran sungai bersama teman-temannya.

Muchtar menduga Awal yang keasyikan mengejar layangan tidak sadar dengan arus sungai yang deras kala itu karena sehabis diguyur hujan lebat.

Meskipun teman-temannya berusaha menolong Awal namun usaha tersebut sia-sia karena arus sungai yang semakin deras.

“Mereka itu mau ambil layang-layang di sungai. Arus deras sekali, mungkin dia tidak sadar, akhirnya hanyut,” jelasnya lirih.

Sementara itu, Tim SAR Gorontalo bersama Polairud, BPBD, dan relawan masyarakat masih terus melakukan pencarian di sepanjang aliran Sungai Bolango.

Basarnas Gorontalo sebelumnya menerima laporan pada Senin (13/10/2025) sekitar pukul 17.30 Wita. 

Pencairan pun telah dilakukan sejak laporan masuk namun tidak membuahkan hasil hingga pada akhirnya operasi pencarian dilanjutkan Selasa pagi sekitar pukul 07.00 Wita. 

Hingga berita ini diterbitkan, Tim SAR masih terus berupaya menemukan korban.

Pihak keluarga yang terus menunggu di lokasi berharap Awal segera ditemukan dalam keadaan selamat.

Baca juga: Detik-Detik Wahana Ayunan di Pasar Malam Ambruk, 10 Orang Terluka dan Pengunjung Panik Berhamburan

Daftar Korban Hanyut di Sungai Bulango Gorontalo Januari - Oktober 2025: Satu Orang Tak Ditemukan

Januari hingga Oktober 2025 sudah terdata lima korban hanyut di Sungai Bulango Gorontalo.

Sungai Bolango merupakan salah satu sungai terpanjang di Gorontalo selain Sungai Bone.

Dengan memiliki panjang sekitar 100 kilometer, sungai ini bermuara ke Teluk Tomini.

Namun, dibalik perannya sebagai sumber air utama, Sungai Bolango ini kerap memakan korban akibat arus derasnya.

Dari Januari hingga Oktober 2025, sudah ada lima kasus warga hanyut di Sungai Bolengo termasuk peristiwa terbaru yang menimpa bocah 10 tahun bernama Awal Mohammad yang masih dalam tahap pencarian.

Halidin La Bidin, Kepala Seksi Operasi (Kasi Ops) Basarnas Gorontalo menyebutkan hingga kini mereka sudah mencatat ada lima korban di Sungai Bolango ini.

“Kalau dari Januari total ada empat korban, satu korban tidak ditemukan,” ungkap Halidin sebelumnya saat diwawancarai TribunGorontalo.com.

Korban pertama adalah Salsabilah Ibrahim, gadis berusia 17 tahun yang diduga melompat dari Jembatan Potanga pada Senin (14/4/2025).

Kasus ini sempat menggemparkan warga Gorontalo karena penyebab pasti korban meloncat belum terungkap.

Baca juga: Pencarian Awal Mohammad, Bocah yang Hanyut di Sungai Bolango Gorontalo Dilanjutkan, 4 SRU Dikerahkan

Setelah dua hari pencarian, jasadnya ditemukan oleh nelayan di Teluk Tomini dengan kondisi utuh. 

Peristiwa selanjutnya terjadi pada bulan Mei 2025, dialami seorang remaja asal Kelurahan Siendeng Kota Gorontalo, Fauzan Gani.

Ia tenggelam saat berenang bersama teman-temannya di kawasan wisata Tangga 2000, Kelurahan Pohe. 

Awalnya, mereka bergantian melompat ke sungai sambil merekam video. 

Namun, Fauzan yang terakhir melompat terseret arus deras. 

Setelah pencarian intensif, jasadnya ditemukan mengambang di perairan Pohe pada malam hari, 18 Mei 2025.

Peristiwa serupa terulang 19 Agustus 2025, ketika Arya Husain (14), warga Desa Luwoo, hanyut di kawasan Jembatan Jodoh, Desa Tenggela, Kabupaten Gorontalo

Upaya penyelamatan sempat dilakukan oleh rekannya, Fikri, yang berhasil memegang tangan Arya sebelum akhirnya terlepas. 

Sehari kemudian, jasad Arya ditemukan mengapung di muara Sungai Bolango, kawasan Komplek Pabean, Kelurahan Tenda, Kota Gorontalo.

Selain itu, satu tragedi lain terjadi pada bulan Ramadan 2025. 

Korban dilaporkan hanyut di Sungai Bolango, namun meski pencarian berlangsung selama enam hari, jasadnya tak pernah ditemukan. 

Baca juga: BREAKING NEWS: Bocah 10 Tahun Hanyut di Sungai Bulango Gorontalo, Ini Identitasnya

Operasi dihentikan sehari sebelum Idulfitri karena kondisi lapangan tidak memungkinkan.

Dan kini, Awal Mohamad menjadi korban kelima. Bocah 10 tahun itu diduga terseret arus saat bermain di tepi sungai bersama teman-temannya. 

Saat kejadian, aliran Sungai Bolango sedang deras akibat hujan sejak siang hari. 

Upaya teman-temannya untuk menolong gagal karena arus yang begitu kuat.

Bagi masyarakat sekitar, tragedi demi tragedi di sungai ini meninggalkan duka yang dalam. (*)

 


(TribunGorontalo.com/Jefri Potabuga)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Jadwal Imsakiyah
Rabu, 11 Maret 2026 (21 Ramadan 1447 H)
Kota Gorontalo
Imsak 04:30
Subuh 04:40
Zhuhr 12:01
‘Ashr 15:08
Maghrib 18:04
‘Isya’ 19:12

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved