Berita Internasional
Trump Ngamuk, Tuduh Staf PBB Sabotase Penampilannya di Sidang Umum
Mantan Presiden Amerika Serikat Donald Trump melontarkan tuduhan keras terhadap staf Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/PRESIDEN-Donald-Trump-saat-bersama-anak-anaknya.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM -- Mantan Presiden Amerika Serikat Donald Trump melontarkan tuduhan keras terhadap staf Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Ia menuding mereka melakukan sabotase yang hampir mencelakakan dirinya dan Melania Trump saat menghadiri Sidang Umum PBB di New York.
Lewat unggahan di platform Truth Social, Trump mengklaim ada tiga “peristiwa jahat” yang dialaminya: eskalator mendadak berhenti, teleprompter mati total, dan kualitas audio buruk saat ia berpidato di depan sekitar 150 pemimpin dunia.
“Ini jelas sabotase… Orang-orang yang melakukannya seharusnya ditangkap,” kata Trump dengan nada marah. Ia bahkan menyebut dirinya beruntung tidak terjatuh di tangga eskalator yang berhenti tiba-tiba.
Namun, PBB membantah tuduhan tersebut. Juru bicara Stephane Dujarric menjelaskan bahwa kemungkinan besar eskalator berhenti karena tak sengaja dipicu seorang videografer dari delegasi AS sendiri.
Sementara terkait teleprompter, seorang pejabat PBB mengatakan justru pihak Gedung Putih yang bertanggung jawab mengoperasikan perangkat itu.
Meski demikian, Trump tetap bersikeras insiden itu bukan kebetulan. Ia mendesak agar rekaman CCTV eskalator diamankan karena akan ditindaklanjuti oleh Secret Service.
(*)