Viral Anggota DPRD Gorontalo
BK DPRD Gorontalo Sebut Wahyu Moridu Tidak Sadar Dirinya Direkam hingga Viral, Baru Tahu Hari Ini
Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Provinsi Gorontalo, Fikram Salilama, akhirnya buka suara perihal polemik yang melibatkan Wahyudin Moridu.
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/BK-DPRD-bahas-pengakuan-Wahyu-Moridu.jpg)
Namun, rekam jejaknya tidak lepas dari kontroversi.
Pada Maret 2020, Wahyu Moridu ditangkap bersama dua anggota DPRD lainnya di Jakarta atas kasus penyalahgunaan narkoba.
Ia bahkan secara terbuka mengaku pernah kecanduan obat-obatan terlarang selama bertahun-tahun sebelum akhirnya menjalani rehabilitasi.
Klarifikasi dan Permintaan Maaf
Setelah video kontroversialnya viral, Wahyu Moridu langsung menyampaikan permintaan maaf melalui akun Facebook pribadinya pada Jumat (19/9/2025).
"Masyarakat Gorontalo yang saya Hormati. Ba'da Shalat Jumat ini saudara-saudaraku sedang disuguhkan dengan video mengenai saya. Apapun yang saya lakukan di video ini saya akui SALAH dan tidak Menunjukkan Etika Seorang Pejabat Publik," tulisnya.
Ia mengakui bahwa perbuatannya telah membuat kegaduhan di masyarakat dan menegaskan bahwa hal itu murni kesalahannya.
"Jujur dari hati yang paling dalam saya tidak bermaksud demikian. Atas kejadian ini Saya mohon maaf beribu ribu maaf kepada seluruh Rakyat Gorontalo, bilkhusus kepada Semua pendukung dan Keluarga saya," tambahnya.
Unggahan permintaan maaf tersebut langsung mendapat ribuan komentar dari warganet, yang menunjukkan betapa besarnya reaksi publik terhadap video tersebut.
Baca juga: DPD PDIP Gorontalo Rapat Internal Bahas Status Wahyudin Moridu
Karier di Ujung Tanduk
Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Provinsi Gorontalo akan menggelar rapat internal untuk membahas status Wahyudin Moridu, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Gorontalo.
Wahyudin menjadi sorotan publik karena pernyataannya yang viral. Ia pun kini menjadi topik pembahasan serius di internal partai.
Sekretaris DPD PDI Perjuangan Provinsi Gorontalo, La Ode Haimudin, mengatakan bahwa rapat terkait status Wahyudin akan diadakan malam ini.
"Nanti malam kami akan rapat," ujar La Ode saat dikonfirmasi TribunGorontalo.com pada Jumat (19/9/2025).
Saat ditanya mengenai isu pemecatan Wahyudin, La Ode enggan memberikan keterangan lebih lanjut.