Sekolah Rakyat Gorontalo
Siswa Sekolah Rakyat Gorontalo di Boalemo Mulai Masuk Kelas Akhir September 2025 Ini
Sekolah rakyat rintisan di Kecamatan Botumoito, Kabupaten Boalemo, segera memulai kegiatan belajar mengajar.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/LEGENDA-Peta-sekolah-Rakyat-Gorontalo-di-Boalemo.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Sekolah rakyat rintisan di Kecamatan Botumoito, Kabupaten Boalemo, segera memulai kegiatan belajar mengajar.
Setelah melalui tahap renovasi, sekolah yang ditujukan bagi anak-anak putus sekolah maupun terkendala biaya ini akan resmi menerima siswa pada akhir September 2025.
Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah, saat meninjau langsung perkembangan sekolah rakyat pada Rabu (10/9/2025), memastikan bahwa masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS) akan dimulai pada 30 September.
“Pembangunannya sudah cukup bagus. Insya Allah di tanggal 30 September, sudah mulai masa pengenalan lingkungan sekolah,” ujar Idah.
Saat ini sekolah rakyat tersebut telah menyiapkan dua rombongan belajar (rombel) tingkat SMP dan satu rombel tingkat SD dengan total sekitar 25 siswa.
Selain itu, dukungan tenaga pengajar juga tersedia, dengan 13 guru yang telah diangkat sebagai PNS oleh Kementerian Sosial, termasuk seorang kepala sekolah hasil seleksi dari delapan kandidat.
Renovasi sekolah rakyat rintisan ini menelan anggaran Rp 388 juta. Program tersebut mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Gorontalo dan Pemerintah Kabupaten Boalemo.
Sekretaris Daerah Kabupaten Boalemo, Sherman Moridu, menyebut kehadiran sekolah rakyat menjadi langkah penting dalam memperluas akses pendidikan di daerah.
“Alhamdulillah sekolah rakyat ini sangat didukung oleh Pemprov Gorontalo,” katanya.
Dalam jangka panjang, sekolah rakyat ditargetkan bisa menampung hingga 1.000 siswa melalui 36 rombel, terdiri dari 18 rombel SD, 9 SMP, dan 9 SMA.
Boalemo menjadi daerah pertama di Gorontalo yang menghadirkan rintisan sekolah rakyat.
Dalam enam bulan mendatang, program serupa juga direncanakan hadir di Kecamatan Wonosari.
Sekolah Rakyat Diinisiasi Prabowo
Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa kehadiran Sekolah Rakyat menjadi titik awal terwujudnya harapan baru bagi anak-anak bangsa.
Dalam arahannya kepada para guru dan kepala Sekolah Rakyat pada Jumat, 22 Agustus 2025, Kepala Negara menyampaikan bahwa dalam waktu yang tidak lama sebanyak 100 lebih Sekolah Rakyat telah beroperasi.
“Tapi kita buktikan, yang tidak pernah diduga hari ini 100 sekolah sudah berdiri, sudah beroperasi, sudah kelihatan gagah-gagah semua ini. Banyak senyumnya, saya lihat mata mereka penuh dengan percaya diri. Saya terima kasih, dan tadi saya besar hati testimoni dari beberapa siswa yang masuk program ini,” ujar Presiden di Jakarta International Expo (JIExpo), Jakarta.