Selasa, 10 Maret 2026

Human Interest Story

Penantian 15 Tahun Terbayar, Usman Djafar Akhirnya Terima Bantuan Pemerintah Gorontalo

Senyum lebar terpancar dari wajah Usman Djafar, seorang petani dari Desa Talumelito, Kabupaten Gorontalo.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto Penantian 15 Tahun Terbayar, Usman Djafar Akhirnya Terima Bantuan Pemerintah Gorontalo
TribunGorontalo.com/Herjianto Tangahu
TERIMA BANTUAN -- Usman Djafar, seorang petani dari Desa Talumelito, Kabupaten Gorontalo. Usman Djafar akhirnya menerima bantuan pemerintah setelah 15 tahun menunggu. 

TRIBUNGORONTALO.COM – Senyum lebar terpancar dari wajah Usman Djafar, seorang petani dari Desa Talumelito, Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo.

Setelah 15 tahun menjadi petani tanpa pernah menerima bantuan, kini ia merasakan langsung manfaat dari program pemerintah.

Usman adalah salah satu dari 132 petani yang terlibat dalam pencanangan penanaman jagung di sepanjang jalur Gorontalo Outer Ring Road (GORR).

"Sudah sekitar 15 tahun baru sekarang dapat bantuan secara langsung," kata Usman, sambil menggenggam karung benih jagung di tangan kanannya.

Bergabung dalam Kelompok Tani Huyula, Usman mengaku sangat bersyukur karena ia dan petani lainnya sangat membutuhkan benih jagung berkualitas.

"Dengan adanya bantuan tersebut, kami sangat mengharapkan bisa menghasilkan hasil yang berkualitas," ujarnya.

Ia pun berharap program serupa tidak hanya berhenti pada acara seremonial ini, melainkan terus digalakkan secara rutin. "Yang pasti kami berharap program seperti ini akan terus ada," tuturnya.

Selain itu, Usman juga menekankan pentingnya stabilitas harga saat panen nanti, agar kesejahteraan petani dapat meningkat.

"Besar harapan kami agar pada saat akan panen, harga stabil dan bisa meningkatkan kesejahteraan para petani," tutupnya.

Baca juga: BREAKING NEWS: Wali Kota Gorontalo Tarik 17 Mobil Dinas yang Dipakai Pejabat Eselon III

Dukungan Pemerintah untuk Petani
 

Kepala Dinas Pertanian Provinsi Gorontalo, Muljady Mario, menambahkan bahwa program ini telah direncanakan dengan matang. Ia menyebut penanaman di sepanjang GORR dipilih dengan pertimbangan keamanan.

Pemerintah tidak hanya menyediakan benih, tetapi juga menyiapkan alat mesin pertanian (alsintan) yang dapat dimanfaatkan oleh petani.

"Itu bisa kita manfaatkan dengan meminjam alatnya dan mengelolanya," kata Muljady.

Sebelumnya, Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail bersama Kapolda Gorontalo Irjen Pol Widodo mencanangkan penanaman jagung ini sebagai bagian dari program agro maritim.

Program ini melibatkan 132 petani dari 60 kelompok tani, dengan alokasi benih mencapai 1.839 kg untuk 126 hektar lahan.

Program ini diharapkan tidak hanya menegaskan identitas Gorontalo sebagai provinsi jagung, tetapi juga menjadi wajah pertanian modern yang terlihat di pintu masuk kota.

 

(tribungorontalo.com/ht)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Jadwal Imsakiyah
Selasa, 10 Maret 2026 (20 Ramadan 1447 H)
Kota Gorontalo
Imsak 04:31
Subuh 04:41
Zhuhr 12:02
‘Ashr 15:09
Maghrib 18:04
‘Isya’ 19:13

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved