Jumat, 20 Maret 2026

Demo Mahasiswa Gorontalo

Wagub Gorontalo Idah Syahidah Minta Mahasiswa Ikut Gubernur Serahkan Surat ke Kemendagri di Jakarta

Idah Syahidah, menyampaikan dukungannya terhadap aspirasi mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Merah Maron saat aksi di Tugu Saronde

Tayang:
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Wagub Gorontalo Idah Syahidah Minta Mahasiswa Ikut Gubernur Serahkan Surat ke Kemendagri di Jakarta
FOTO: Wawan Akuba, TribunGorontalo.com
WAGUB GORONTALO -- Idah Syahidah, Wakil Gubernur Gorontalo, mengungkapkan jika mahasiswa harus melihat langsung kerja-kerja pihaknya. Idah datangi pengunjuk rasa di Bundara Saronde (1/9/2025). FOTO: Wawan Akuba, TribunGorontalo.com 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah, menyampaikan dukungannya terhadap aspirasi mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Merah Maron saat aksi di Tugu Saronde, Kota Gorontalo, Senin (1/9/2025).

Dalam kesempatan itu, Idah meminta agar ada perwakilan mahasiswa yang mendampingi Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, untuk menyerahkan langsung surat tuntutan ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) di Jakarta.

“Pak Gubernur, saya mohon kiranya ada keterwakilan mahasiswa yang ikut mendampingi bapak ke Jakarta,” kata Idah Syahidah di hadapan massa aksi.

Menurut Idah, keikutsertaan mahasiswa akan menjadi bukti nyata bahwa pemerintah daerah benar-benar serius dalam mengawal tuntutan masyarakat.

Dengan cara itu, mahasiswa bisa melihat langsung kerja-kerja kepemimpinan daerah di level nasional.

“Agar kalian yakin, kerja-kerja kepemimpinan Gusnar Ismail dan Idah Syahidah itu kalian saksikan sendiri,” terangnya.

Sebelumnya, Gubernur Gusnar Ismail menegaskan siap mengantar langsung surat tuntutan mahasiswa ke Kemendagri bahkan memberikan surat pengantar khusus.

Ia menyebut seluruh rakyat Gorontalo bisa menyaksikan langsung langkah tersebut.

Aksi yang digelar mahasiswa Universitas Negeri Gorontalo (UNG) bersama Aliansi Merah Maron ini sempat memanas dengan pembakaran ban bekas.

Namun kehadiran Gubernur, Wakil Gubernur, Ketua DPRD, dan Kapolda Gorontalo yang duduk bersila bersama massa membuat situasi berangsur kondusif.

Demo Dijaga 800 Personel

Total 800 personel polisi Gorontalo disiagakan di sejumlah titik menyusul aksi demo-demo besaran hari ini, Senin (01/9/2025). 

Kabid Humas Polda Gorontalo, Kombes Pol Desmont Harjendro menjelaskan, ratusan personel polisi ini disiagakan di titik-titik rawan. 

Termasuk lokasi yang menjadi sasaran para pedemo. Ada tiga kelompok masa aksi  yang berunjuk rasa. 

Ada dari Aliansi Pinogu Merdeka yang merupakan gabungan dari 26 organisasi masyarakat (ormas) hingga organisasi mahasiswa (ormawa). 

Lalu ada juga organisasi Aliansi Merah Putih yang merupakan gabungan dari 36 organisasi.

Serta ada Aliansi Merah Maron yang merupakan kelompok dari Universitas Negeri Gorontalo (UNG). 

Kata Desmont, sebenarnya aksi unjuk rasa ini bisa dilakukan oleh siapa saja dan kapan saja, namun harus dengan damai dan tidak menimbulkan kerugian bagi masyarakat luas.

"Jangan ada pengrusakan atau hal-hal yang sampai merugikan kepentingan umum. Silahkan menyampaikan aspirasinya dengan harapan disampaikan secara damai, tidak ada hal-hal yang bisa merugikan," tegas Desmont.

Menurut mantan Wakil Direktur Lalu Lintas Polda Gorontalo ini, pengamanan akan dilakukan secara berlapis mengingat tidak sedikit massa aksi yang turun demo.

Personel Polda, Polresta, hingga Polres juga telah melaksanakan apel siaga.

Seluruh kekuatan telah disusun dan diploting pada titik-titik yang berpotensi menjadi lokasi aksi.

"Untuk kekuatan kita melibatkan kurang lebih 800 personel yang nanti akan digabungkan juga kekuatan Polres jajaran," jelasnya.

Meski mengedepankan langkah humanis, Polda menegaskan tetap ada prosedur tegas apabila dalam aksi ditemukan pelanggaran hukum.

"Memang ada perintah untuk melakukan tindakan tegas terukur, ini yang kita pedomani. Jadi tidak semerta-merta langsung melakukan tindakan yang merugikan masyarakat banyak," kata Desmont.

Selain fokus pengamanan di lapangan, Polda juga mengingatkan masyarakat agar lebih bijak dalam bermedia sosial. 

Penyebaran kabar bohong atau hoaks disebut dapat memperkeruh suasana dan memecah belah masyarakat.

"Sekiranya menemukan berita atau informasi, silahkan kroscek ke Polres atau ke Polda," pungkasnya.

Dengan kesiapan ini, Polda Gorontalo berharap aksi mahasiswa dapat berjalan damai dan wilayah Gorontalo tetap kondusif. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Jadwal Imsakiyah
Jumat, 20 Maret 2026 (30 Ramadan 1447 H)
Kota Gorontalo
Imsak 04:28
Subuh 04:38
Zhuhr 11:59
‘Ashr 14:59
Maghrib 18:02
‘Isya’ 19:10

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved