Konflik Ketum PPP
Agus Suparmanto Klaim Jadi Ketum PPP, Ternyata Punya Harta Kekayaan Rp 1,6 Triliun
Konflik kepemimpinan kembali menghantui Partai Persatuan Pembangunan (PPP) usai Muktamar X yang digelar selama tiga hari, 27–29 September 2025,
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Ketum-Terpilih-PPP-Agus-Suparmanto-saat-memberikan-keterangan-di-acara-Tasyakuran-Muktamar-X.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM -- Konflik kepemimpinan kembali menghantui Partai Persatuan Pembangunan (PPP) usai Muktamar X yang digelar selama tiga hari, 27–29 September 2025, di Jakarta.
Dua nama muncul sebagai Ketua Umum terpilih periode 2025–2030: Mardiono dan Agus Suparmanto.
Keduanya diklaim terpilih secara aklamasi oleh kubu masing-masing.
Yang menarik, Agus Suparmanto bukanlah kader internal PPP.
Baca juga: Duduk Persoalan Pecahnya Partai PPP Gara-gara Konflik Ketum, Disebut-sebut Mirip 2014
Ia diketahui berasal dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), namun tetap diusung sebagai calon ketua umum dalam muktamar tersebut.
Siapa Agus Suparmanto?
Agus Suparmanto lahir pada 23 Desember 1965. Ia sempat menjabat sebagai Menteri Perdagangan dalam Kabinet Indonesia Maju di periode kedua pemerintahan Presiden Joko Widodo.
Masa jabatannya berlangsung singkat: dilantik pada 23 Oktober 2019 dan dicopot pada 22 Desember 2020. Posisi Mendag kemudian diisi oleh Muhammad Lutfi.
Sebelum masuk kabinet, Agus menjabat sebagai Direktur Utama PT Galangan Manggar Biliton (GMB), perusahaan yang pernah menggarap proyek pembangunan dok kapal di Manggar, Belitung Timur, bekerja sama dengan anak usaha PT Timah Tbk.
Agus juga aktif di dunia olahraga. Ia pernah menjabat sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Anggar Seluruh Indonesia (PB IKASI) untuk periode 2018–2022.
Kekayaan Fantastis
Dalam laporan LHKPN yang disampaikan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada 31 Maret 2021, Agus tercatat memiliki total kekayaan sebesar Rp 1,625 triliun. Aset tersebut terdiri dari:
15 bidang tanah dan bangunan di Jakarta Selatan, Bandung, Badung, dan Singapura senilai Rp 896,4 miliar
Dua kendaraan pribadi: Lexus RX 300 Luxury 2019 senilai Rp 1,3 miliar dan Lexus GS 300 tahun 2006 senilai Rp 250 juta
Harta bergerak lainnya senilai Rp 950 juta
Surat berharga senilai Rp 766,2 miliar
Kas dan setara kas Rp 51,2 miliar
Utang sebesar Rp 91 miliar
Setelah dikurangi utang, total kekayaan bersih Agus Suparmanto mencapai Rp 1.625.410.685.152. (Rp 1 Triliun).
(*)