Harga Sembako Gorontalo
Harga Sembako di Gorontalo Hari Ini Sabtu 06 September 2025, Cabai dan Beras Anjlok
Harga cabai dan beras di Gorontalo mengalami penurunan signifikan. Pantauan Tribun Gorontalo hingga pukul 10.30 Wita
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Wawan Akuba
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo — Harga cabai dan beras di Gorontalo mengalami penurunan signifikan.
Pantauan Tribun Gorontalo hingga pukul 10.30 Wita menunjukkan lonjakan pengunjung yang memadati lorong-lorong pasar.
Pedagang sayur, rempah, ikan, dan daging berjejer di sisi kiri dan kanan, menciptakan suasana yang semarak.
Kemacetan di jalan utama menuju pasar pun tak terhindarkan, dengan kendaraan roda dua dan roda tiga memenuhi area parkir.
Rafi Dani, pedagang rempah yang telah berjualan selama bertahun-tahun di Pasar Andalas, menyebutkan bahwa harga cabai rawit kini berada di kisaran Rp45.000–Rp50.000 per kilogram.
Baca juga: Real Madrid Amankan Masa Depan Courtois dan Brahim, Kontrak Baru Segera Diumumkan
Angka ini turun drastis dari minggu sebelumnya yang sempat menyentuh Rp100.000.
“Harga bahan pokok menurun dari minggu kemarin, tapi ini masih relatif murah,” ujar Rafi sambil menata tumpukan cabai di lapaknya.
Cabai keriting juga mengalami penurunan serupa, kini dijual Rp35.000 per kilogram, jauh lebih murah dibandingkan Rp90.000 per kilogram di minggu lalu.
Sementara itu, harga bawang merah dan bawang putih tetap stabil. Bawang merah dijual Rp40.000 per kilogram, dan bawang putih Rp35.000.
“Kalau bawang merah dan bawang putih, harganya masih terbilang stabil ketimbang cabai yang sering naik-turun,” tambah Rafi.
Tomat Naik Tipis, Beras Turun Tajam
Ayu Latif, pedagang bahan pokok lainnya, mengungkapkan bahwa harga tomat mengalami kenaikan tipis. Dari Rp5.000 per kilogram minggu lalu, kini menjadi Rp10.000.
“Kalau tomat naik, tapi memang harganya masih terbilang murah,” jelas Ayu sambil menunjukkan tomat segar berwarna merah cerah.
Kabar paling menggembirakan datang dari komoditas beras. Harga beras kini dijual Rp875.000 per koli atau sekitar Rp17.000 per kilogram, turun dari harga beberapa bulan lalu yang hampir menyentuh Rp1 juta per koli.
“Beras mulai menurun, ini kabar baik buat pembeli,” kata Ayu dengan antusias.
Penurunan harga beras menjadi angin segar bagi masyarakat, terutama menjelang akhir tahun ketika kebutuhan rumah tangga meningkat.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/BAHAN-POKOK-Suansana-di-Pasar-Sabtu-Andalas-Kota-Gorontalo-nampak-ramai.jpg)