Minggu, 22 Maret 2026

Berita Viral

Kronologi Bilqis Jadi Korban Penculikan Anak: Dijual hingga ke Jambi dengan Identitas Lain

Bilqis, bocah 4 tahun, diculik dari Makassar, dijual ke Yogyakarta dan Jambi dengan nama 'Kiky" dengan harga Rp30 juta

Tayang:
Editor: Prailla Libriana Karauwan
zoom-inlihat foto Kronologi Bilqis Jadi Korban Penculikan Anak: Dijual hingga ke Jambi dengan Identitas Lain
Tangkapan layar Instagram
TPPO - Balita korban penculikan viral di Makassar, Bilqis Ramadhany (4) saat berada dipangkuan seorang warga Suku Anak Dalam (SAD). Bilqis, bocah 4 tahun, diculik dari Makassar, dijual ke Yogyakarta dan Jambi. Berhasil diselamatkan setelah enam hari penuh ketegangan. 

Dari tangan pembeli di Yogyakarta, Bilqis kembali berpindah tangan kali ini dijual ke pasangan asal Jambi, yakni Ade Friyanto Syaputera (36) dan Mery Ana (42), dengan harga Rp30 juta.

Polisi pun memperluas penyelidikan lintas provinsi, bekerja sama dengan Resmob Polda Jambi untuk menelusuri keberadaan kedua pelaku yang diduga telah membawa Bilqis jauh ke pedalaman Jambi.

Jejak digital dan laporan warga mengarahkan petugas ke Kota Sungai Penuh, Jambi.

Pada Jumat, 7 November 2025, tim gabungan dari Polrestabes Makassar, Resmob Polda Jambi dan Satreskrim Polres Kerinci melakukan penyelidikan intensif di kawasan Masjid Raya, Kelurahan Pasar Sungai Penuh.

Sekitar pukul 13.30 WIB, dua sosok yang selama ini diburu akhirnya tertangkap: Ade Friyanto Syaputera dan Mery Ana.

Penangkapan dilakukan tanpa perlawanan, namun dari hasil interogasi awal, fakta yang lebih kelam kembali muncul.

Kedua pelaku mengaku bahwa Bilqis telah mereka jual kepada kelompok Suku Anak Dalam (SAD) di Desa Mentawak, Kabupaten Merangin, dengan harga mencapai Rp80 juta.

Mereka juga menyebutkan ada sosok perempuan bernama Lina yang menjadi perantara dan membawa Bilqis ke wilayah SAD tersebut.

Berbekal informasi dari Ade dan Mery, tim gabungan bergerak ke hutan Merangin, menuju kawasan tempat Suku Anak Dalam (SAD) bermukim.

Langkah polisi tak serta-merta dilakukan dengan kekerasan.

Baca juga: Ingin Jadi Pasukan Elite Indonesia? Daftar Bintara Brimob Sekarang, Cek Syarat dan Jadwalnya!

Mereka memilih jalan persuasif, melakukan pendekatan kepada para temenggung, para pemimpin adat SAD, untuk meminta bantuan mengembalikan Bilqis.

Usaha itu tidak sia-sia.

Setelah beberapa jam proses negosiasi dan pencarian, para temenggung akhirnya membantu aparat menemukan anak kecil yang baru saja diperkenalkan dengan nama “Kiky.”

Sabtu malam, 8 November 2025, pukul 20.00 WIB, udara Tabir Selatan terasa berbeda.

Di SPE Gading Jaya, Kabupaten Merangin, sosok mungil itu akhirnya ditemukan.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved