GEMPA BUMI
Baru Saja Terjadi! Gempa Bumi Sore Ini Kamis 11 Juni 2026, Cek Kedalamannya
– Gempa bumi berkekuatan magnitudo 3,0 mengguncang wilayah tenggara Kota Bitung, Sulawesi Utara, pada Kamis (11/6/2026) sore.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/BMKG-Gempa-Mag30-11-Jun-2026-161431WIB.jpg)
Ringkasan Berita:
- Gempa bumi magnitudo 3,0 mengguncang wilayah 126 kilometer tenggara Bitung, Sulawesi Utara, pada Kamis sore pukul 16.14 WIB.
- Gempa terjadi pada kedalaman 5 kilometer atau tergolong sangat dangkal, namun diperkirakan tidak menimbulkan dampak signifikan karena pusatnya berada jauh di laut.
- BMKG mengimbau masyarakat tetap tenang, memahami langkah mitigasi gempa, dan hanya mengikuti informasi resmi dari BMKG.
TRIBUNGORONTALO.COM – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 3,0 mengguncang wilayah tenggara Kota Bitung, Sulawesi Utara, pada Kamis (11/6/2026) sore.
Berdasarkan informasi awal Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa terjadi pada pukul 16.14.31 WIB atau 17.14.31 Wita.
Episentrum gempa berada di koordinat 1,32 Lintang Utara dan 126,25 Bujur Timur, sekitar 126 kilometer tenggara Kota Bitung, Sulawesi Utara.
BMKG mencatat pusat gempa berada pada kedalaman 5 kilometer.
Dengan kedalaman yang sangat dangkal, gempa jenis ini umumnya lebih mudah dirasakan oleh masyarakat yang berada dekat dengan episentrum.
Baca juga: Bupati Gorontalo Utara Thariq Modanggu Tinjau Pembangunan Masjid di Objek Wisata Pulau Dionumo
Namun, karena lokasinya berada cukup jauh di laut dan magnitudonya relatif kecil, potensi dampak yang ditimbulkan diperkirakan terbatas.
Secara geologis, wilayah Sulawesi Utara merupakan salah satu kawasan dengan aktivitas seismik tinggi di Indonesia.
Daerah ini dipengaruhi oleh interaksi kompleks antara Lempeng Filipina, Pasifik, dan Eurasia, serta keberadaan sejumlah sesar aktif yang kerap memicu gempa bumi.
Dari sisi dampak, gempa bermagnitudo 3,0 umumnya tidak menyebabkan kerusakan.
Akan tetapi, kedalaman yang dangkal dapat membuat getaran terasa lebih nyata apabila terjadi di dekat kawasan permukiman.
Dalam kasus ini, posisi episentrum yang berada 126 kilometer dari Bitung membuat risiko dampak signifikan relatif kecil.
BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi.
Warga juga diingatkan untuk memahami langkah mitigasi saat gempa terjadi, seperti berlindung di bawah meja yang kokoh, menjauhi kaca dan benda yang mudah jatuh, serta segera menuju area terbuka setelah guncangan berhenti.
Informasi yang dirilis BMKG merupakan hasil pengolahan data awal yang mengutamakan kecepatan, sehingga parameter gempa masih dapat berubah seiring bertambahnya data yang masuk.
Masyarakat diimbau tetap tenang dan terus memantau informasi resmi BMKG untuk mengetahui perkembangan terbaru terkait aktivitas kegempaan. (*)
| Terkini! Gempa Bumi Baru Saja Terjadi di Sulawesi Utara, BMKG Beberkan Kedalaman dan Magnitudo |
|
|---|
| BMKG Catat 130 Gempa Susulan Pascagempa M 7,7 di Sangihe, Ini Penjelasannya |
|
|---|
| Breaking News: Peringatan Tsunami Dicabut BMKG, Ancaman Pascagempa M 7,7 Berakhir |
|
|---|
| Sirene Tsunami di Gorontalo Utara Sudah Dibunyikan, BPBD Pantau Situasi Secara Real Time |
|
|---|
| Heboh Siswa SD Gorontalo Panik Dengar Sirene Tsunami Pasca Gempa, Ini Kata BPBD |
|
|---|