Jumat, 12 Juni 2026

Lowongan Kerja

Rekrutmen Kemenkes 2026: Dibuka hingga 25 Juni, Simak Syarat dan Formasinya

Kemenkes membuka lowongan 3 posisi konsultan untuk proyek kesehatan nasional. Pendaftaran dibuka hingga 25 Juni 2026.

Tayang:
Editor: Tita Rumondor
zoom-inlihat foto Rekrutmen Kemenkes 2026: Dibuka hingga 25 Juni, Simak Syarat dan Formasinya
TIDAK ADA/Instagram @kemenkes_ri)
LOWONGAN KERJA - Kemenkes membuka lowongan 3 posisi konsultan untuk proyek kesehatan nasional. Pendaftaran dibuka hingga 25 Juni 2026. 

 

TRIBUNGORONTALO.COM -- Kementerian Kesehatan Republik Indonesia tengah mencari tenaga profesional untuk mengisi sejumlah posisi strategis dalam program penguatan layanan kesehatan nasional yang mendapat dukungan pendanaan dari lembaga internasional, seperti Asian Development Bank, Asian Infrastructure Investment Bank, dan World Bank.

Proses seleksi ini dilakukan guna mendukung pelaksanaan kegiatan di Central Project Management Unit (CPMU) dan proyek Indonesia Public Laboratory System Strengthening (InPULS).

Adapun formasi yang tersedia meliputi posisi Environmental Safeguard Consultant, Procurement Consultant, serta Contract Management Consultant.

Calon pelamar dapat mengajukan pendaftaran hingga 25 Juni 2026 pukul 23.59 WIB melalui portal rekrutmen resmi Kementerian Kesehatan.

Baca juga: Lowongan Kerja Bank BUMN dan Swasta Juni 2026: Ada BRI dan BCA, Ini Posisi yang Dibuka

Posisi yang Dibuka

1. Environmental Safeguard Consultant (CPMU)

Posisi ini membutuhkan kandidat dengan kualifikasi:

-Pendidikan minimal S2 bidang Environmental Science, Environmental Management, atau bidang terkait.

-Memiliki pengalaman profesional minimal 7 tahun dalam penilaian dampak lingkungan dan sosial, termasuk implementasi Environmental and Social Framework (ESF), AMDAL, ESIA, atau kerangka perlindungan lingkungan serupa.

-Memiliki pengalaman minimal 5 tahun bekerja dengan instansi pemerintah dalam proyek yang didanai Multilateral Development Banks (MDBs) atau mitra pembangunan.

-Memahami regulasi lingkungan hidup Indonesia, kebijakan perlindungan lingkungan, dan kebijakan sektor terkait.

-Berpengalaman dalam pendampingan teknis, penguatan kapasitas, supervisi, monitoring, dan evaluasi implementasi program.

-Pengalaman pada proyek yang didanai World Bank, ADB, AIIB, IsDB, USAID, atau donor lainnya menjadi nilai tambah.

-Memiliki kemampuan analitis, komunikasi, dan kepemimpinan yang baik.

-Menguasai bahasa Inggris lisan dan tulisan.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved