Senin, 8 Juni 2026

GEMPA BUMI

Terkini! Gempa Bumi Terjadi Sabtu Siang 06 Juni 2026, Cek Kedalaman dan Lokasinya

Gempa bumi berkekuatan magnitudo 2,7 mengguncang wilayah perairan tenggara Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, pada Sabtu (6/6/2026) siang.

Tayang:
Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Terkini! Gempa Bumi Terjadi Sabtu Siang 06 Juni 2026, Cek Kedalaman dan Lokasinya
TribunGorontalo.com
BMKG -- Gempa Mag:2.7, 06-Jun-2026 12:02:29WIB, Loc:9.01S, 111.26E (93 km Southeast of PACITAN-EAST JAVA), Depth:18 Km #BMKG 
Ringkasan Berita:
  • Gempa bumi magnitudo 2,7 terjadi di perairan tenggara Pacitan, Jawa Timur, pada Sabtu (6/6/2026) pukul 12.02 WIB dengan kedalaman 18 kilometer.
  • Gempa berpusat sekitar 93 kilometer tenggara Pacitan dan hingga kini belum dilaporkan menimbulkan kerusakan maupun korban.
  • BMKG mengimbau masyarakat tetap tenang, waspada, dan hanya mengikuti informasi resmi terkait aktivitas gempa bumi.

 

TRIBUNGORONTALO.COM – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 2,7 mengguncang wilayah perairan tenggara Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, pada Sabtu (6/6/2026) siang.

Berdasarkan informasi awal yang dirilis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa terjadi pada pukul 12.02 WIB.

Episentrum gempa berada di koordinat 9,01 Lintang Selatan dan 111,26 Bujur Timur, atau sekitar 93 kilometer tenggara Pacitan, Jawa Timur.

BMKG mencatat gempa tersebut terjadi pada kedalaman 18 kilometer, sehingga tergolong sebagai gempa dangkal.

Hingga saat ini belum ada laporan mengenai dampak kerusakan maupun korban akibat peristiwa tersebut.

Wilayah selatan Jawa, termasuk Pacitan, merupakan kawasan yang rawan aktivitas gempa karena berada di dekat zona subduksi pertemuan Lempeng Indo-Australia dan Lempeng Eurasia.

Pergerakan lempeng tersebut secara terus-menerus memicu aktivitas seismik di sepanjang pesisir selatan Pulau Jawa.

Meski tergolong dangkal, magnitudo gempa yang hanya mencapai 2,7 membuat potensi dampaknya relatif kecil.

Secara umum, gempa dengan kekuatan di bawah magnitudo 3 jarang menimbulkan kerusakan dan biasanya hanya dapat dirasakan oleh sebagian kecil masyarakat yang berada dekat pusat gempa.

BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi.

Warga juga diingatkan untuk selalu memahami langkah mitigasi bencana gempa bumi, seperti menjauhi bangunan yang berpotensi roboh saat terjadi guncangan serta segera menuju area terbuka jika kondisi mengharuskan.

Informasi gempa yang dirilis BMKG merupakan hasil pengolahan data awal yang mengutamakan kecepatan, sehingga parameter gempa masih dapat berubah seiring bertambahnya data yang masuk.

Masyarakat diimbau tetap tenang dan terus memantau informasi resmi BMKG untuk memperoleh perkembangan terbaru terkait aktivitas kegempaan.(*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved