Berita Nasional
MBG Bakal Tembus Arab Saudi? BGN Siapkan Program untuk Anak PMI di Jeddah
Arab Saudi menjadi negara pertama yang tengah dipertimbangkan sebagai lokasi pengembangan program tersebut, khususnya bagi anak-anak Indonesia
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/SURAT-TERBUKA-Ikatan-Dokter-Anak-Indonesia-bersama-UKK-Nutrisi.jpg)
Ringkasan Berita:
- Badan Gizi Nasional tengah mengkaji kemungkinan penerapan program Makan Bergizi Gratis di Arab Saudi untuk siswa Indonesia yang bersekolah di Jeddah.
- Gagasan tersebut muncul setelah Kepala BGN Dadan Hindayana menerima aspirasi langsung dari para siswa yang ingin merasakan manfaat program seperti di Indonesia.
- Jika mendapat persetujuan Presiden Prabowo Subianto, Sekolah Indonesia Jeddah berpotensi menjadi lokasi pertama pelaksanaan MBG di luar negeri.
TRIBUNGORONTALO.COM -- Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang selama ini dijalankan di Indonesia berpeluang merambah luar negeri.
Arab Saudi menjadi negara pertama yang tengah dipertimbangkan sebagai lokasi pengembangan program tersebut, khususnya bagi anak-anak Indonesia yang menempuh pendidikan di Jeddah.
Peluang itu mengemuka setelah Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, melakukan kunjungan ke Sekolah Indonesia Jeddah pada Minggu (31/5/2026).
Dari kunjungan tersebut, BGN mulai mempelajari kemungkinan menghadirkan layanan pemenuhan gizi bagi siswa Indonesia yang tinggal di Arab Saudi.
Baca juga: PLN Bangun Jalan Tani di Pohuwato Gorontalo, Pangkas Biaya, Senyum Petani Merebak
Menurut Dadan, implementasi program tersebut masih berada pada tahap penjajakan dan memerlukan persetujuan Presiden Prabowo Subianto sebelum dapat direalisasikan.
"Jika disetujui oleh presiden, ini akan menjadi percontohan pertama di luar negeri," ujar Dadan saat ditemui tim Media Center Haji (MCH) di Bandara King Abdul Aziz, Jeddah, Minggu (31/5/2026) malam.
Dadan berada di Arab Saudi dalam kapasitas sebagai jemaah haji reguler pada musim haji 1447 Hijriah atau 2026.
Ia menjelaskan bahwa ide menghadirkan MBG di Arab Saudi berawal dari aspirasi yang disampaikan para siswa Sekolah Indonesia Jeddah.
Mereka mengaku mengikuti perkembangan berbagai program pemerintah di Indonesia, termasuk program Makan Bergizi Gratis yang saat ini berjalan di berbagai daerah.
Menurut Dadan, banyak siswa berharap dapat memperoleh manfaat yang sama seperti pelajar di Tanah Air.
"Mereka mengetahui program MBG yang sedang berjalan di Indonesia dan berharap dapat merasakan program yang sama," katanya.
Dari hasil dialog dan peninjauan di lapangan, BGN melihat peluang cukup besar untuk mengembangkan program tersebut.
Saat ini, Sekolah Indonesia Jeddah memiliki sekitar 1.080 siswa yang mayoritas berasal dari keluarga pekerja migran Indonesia (PMI).
Selain itu, terdapat pula Sekolah Indonesia Makkah yang menampung sekitar 400 siswa.
Baca juga: Update Kasus Pria Ditemukan Tak Bernyawa di Desa Pone, Polisi Gorontalo Tunggu Hasil Visum
Dadan menilai sambutan terhadap program tersebut cukup positif. Bahkan saat kunjungannya berlangsung pada masa libur sekolah, ratusan siswa dan puluhan tenaga pendidik tetap datang untuk menyambut kedatangannya.