Ironi Jembatan Talumolo
Pulang dalam Kondisi Basah dan Syok, Isten Laiya Lebih Banyak Diam di Rumah
Pria yang sebelumnya diduga jatuh dari Jembatan Talumolo II tiba-tiba kembali ke rumah saat proses pencarian masih berlangsung di Sungai Bone
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Kolase-foto-keluarga-dan-kerabat-Isten.jpg)
Ringkasan Berita:
- Isten Laiya akhirnya kembali ke rumah setelah sempat diduga jatuh dari Jembatan Talumolo II dan dicari aparat gabungan.
- Saat tiba, pria asal Boalemo itu dalam kondisi basah kuyup, kaki berlumpur, dan terlihat syok.
- Keluarga mengaku Isten lebih banyak diam, sempat menangis, dan beberapa kali berbicara tidak jelas.
TRIBUNGORONTALO.COM -- Pria yang sebelumnya diduga jatuh dari Jembatan Talumolo II tiba-tiba kembali ke rumah saat proses pencarian masih berlangsung di Sungai Bone, Rabu (13/5/2026) siang.
Sekitar pukul 13.00 Wita, keluarga yang sejak pagi dipenuhi kecemasan mendadak histeris ketika melihat Isten datang dalam kondisi lemas.
Pakaiannya terlihat basah kuyup, sementara kedua kakinya dipenuhi lumpur.
Pantauan di lokasi, Isten lebih banyak duduk diam di lantai ruang tengah rumahnya.
Baca juga: BMKG Prakirakan Hujan Ringan Guyur Gorontalo Besok Kamis 14 Mei 2026, Cek Cuaca Lengkap per Wilayah
Sesekali ia menundukkan kepala sambil memejamkan mata dan menyandarkan tubuhnya ke dinding.
Pria yang mengenakan kaus biru dan celana pendek hitam itu tampak belum stabil.
Wajahnya terlihat pucat dan lelah. Dalam beberapa momen, air mata bahkan sempat terlihat menetes dari matanya.
Di sekelilingnya, anggota keluarga dan kerabat memilih menemani tanpa banyak berbicara.
Mereka tampak menjaga suasana tetap tenang sambil memperhatikan kondisi Isten yang masih syok.
Sang istri, Reni Dwi Cahyani (27), terus berada di samping suaminya sejak tiba di rumah.
Ia mengaku sempat panik setelah mendapat kabar adanya dugaan pria jatuh dari Jembatan Talumolo II.
“Jadi siang hari kami kaget, suami saya kembali dalam keadaan sudah basah kuyup dan kakinya berlumuran lumpur,” ujar Reni.
Menurutnya, sejak pulang, Isten belum banyak berbicara. Namun ada satu ucapan yang sempat membuat keluarga bingung.
“Ini saya antar anak,” kata Reni menirukan perkataan suaminya.