Tarif Listrik
PLN Bantah Isu Tarif Listrik Naik Diam-diam, Cek Daftar Lengkap Tarif Resmi Mei-Juni 2026
PLN membantah isu tarif listrik naik tanpa pemberitahuan. Kementerian ESDM memastikan tarif tetap hingga Juni 2026, warga diminta waspada hoaks.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Cara-mendapatkan-diskon-tarif-listrik-PLN-50-persen-gggg.jpg)
Ringkasan Berita:• PLN bantah isu kenaikan tarif listrik yang ramai beredar di media sosial dan menyebut informasi tersebut sebagai hoaks.• Kementerian ESDM memastikan tarif listrik Triwulan II 2026 atau periode April–Juni tetap, tanpa ada kenaikan untuk pelanggan.• Keluhan tagihan listrik membengkak ramai di media sosial, namun PLN menegaskan tarif resmi masih mengacu pada ketentuan pemerintah.
TRIBUNGORONTALO.COM -- PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) memberikan klarifikasi terkait beredarnya informasi di media sosial yang menyebut tarif listrik mengalami kenaikan tanpa sosialisasi kepada pelanggan.
Melalui unggahan resmi di akun Instagramnya, PLN menegaskan kabar tersebut tidak benar dan meminta masyarakat tidak mudah percaya pada informasi yang belum terverifikasi.
"Hati-hati dengan informasi hoax (kabar bohong) yang beredar di media sosial terkait PLN menaikkan tarif listrik tanpa pemberitahuan," tulis pengumuman PLN dalam akun Instagramnya pln-id, dikutip Tribunnews, Jumat (8/5/2026).
PLN menjelaskan, tarif listrik saat ini masih mengacu pada ketentuan pemerintah yang menetapkan besaran tarif Triwulan II 2026, yakni periode April hingga Juni, tetap sama seperti tarif pada periode sebelumnya.
Penegasan ini muncul setelah jagat media sosial ramai membicarakan lonjakan tagihan listrik yang dirasakan sebagian pelanggan. Sejumlah unggahan bahkan menuding adanya kenaikan tarif yang dilakukan tanpa pemberitahuan resmi.
Salah satu unggahan yang ramai diperbincangkan berasal dari akun Instagram @awreceh.id. Dalam postingan tersebut, terlihat tangkapan layar komentar sejumlah warganet yang mengaku mendapati tagihan listrik mereka meningkat signifikan, meski pola pemakaian dinilai tidak berubah.
Baca juga: Persiapan Kunjungan Prabowo ke Gorontalo Dimatangkan, Pemprov dan TNI-Polri Gelar Pertemuan Tertutup
"Fantastis tagihan listrik naiknya tidak sopan, ternyata memang banyak yang merasa PLN diam-diam naikkan tarif. Huffff," tulis salah satu warganet.
"Kakk? Kok sama sih? Aku biasa total 800 ribu tiba-tiba sudah dua bulan ini jadi 1,3-1,4 juta-an. Elektronik enggak ada yang baru, semua sama, syok banget," sahut warganet lainnya.
"Ini token juga naik ya? Aku biasanya 200 ribu sebulan ini enggak sampai sebulan sudah habis, padahal pemakaian sama kayak biasanya," kata warganet lainnya.
Untuk memberikan kepastian kepada masyarakat, berikut rincian resmi tarif listrik bagi 13 golongan pelanggan nonsubsidi yang berlaku pada Triwulan II (April–Juni) 2026:
Baca juga: 17 Ribu Peserta Sudah Terdaftar, Panitia Matangkan Persiapan Penas XVII Gorontalo
1. Golongan R-1/TR daya 900 VA, Rp 1.352 per kWh.
2. Golongan R-1/ TR daya 1.300 VA, Rp 1.445 per kWh.
3. Golongan R-1/ TR daya 2.200 VA, Rp 1.445 per kWh.
4. Golongan R-2/ TR daya 3.500-5.500 VA, Rp 1.700 per kWh.