Minggu, 26 April 2026

Harga BBM

Harga BBM Pertamina 17 April 2026: Daftar Lengkap Seluruh Indonesia, Cek Daerahmu!

Simak daftar lengkap harga BBM Pertamina terbaru di seluruh Indonesia per Jumat, 17 April 2026, sebagaimana dilansir dari situs resmi MyPertamina.

Tayang:
Editor: Tita Rumondor
zoom-inlihat foto Harga BBM Pertamina 17 April 2026: Daftar Lengkap Seluruh Indonesia, Cek Daerahmu!
TribunGorontalo.com/Jefry Potabuga
HARGA BBM - Potret SPBU Andalas Kota Gorontalo, Selasa (31/3/2026) - Update harga BBM Pertamina 17 April 2026 resmi dirilis. Cek daftar lengkap seluruh Indonesia, dari Pertalite hingga Pertamax di daerahmu! 

33. Provinsi Maluku
Pertamax: Rp12.600
Dexlite: Rp14.500
Pertalite: Rp10.000
Biosolar: Rp6.800

34. Provinsi Maluku Utara
Pertamax: Rp12.600
Dexlite: Rp14.500
Pertalite: Rp10.000
Biosolar: Rp6.800

35. Provinsi Papua
Pertamax: Rp12.600
Pertamax Turbo: Rp13.350
Dexlite: Rp14.500
Pertalite: Rp10.000
Biosolar: Rp6.800

36. Provinsi Papua Barat
Pertamax: Rp12.600
Pertamina Dex: Rp14.800
Dexlite: Rp14.500
Pertalite: Rp10.000
Biosolar: Rp6.800

37. Provinsi Papua Selatan
Pertamax: Rp12.600
Dexlite: Rp14.500
Pertalite: Rp10.000
Biosolar: Rp6.800

38. Provinsi Papua Pegunungan
Pertamax: Rp12.600
Dexlite: Rp14.500
Pertalite: Rp10.000
Biosolar: Rp6.800

39. Provinsi Papua Tengah
Pertamax: Rp12.600
Dexlite: Rp14.500
Pertalite: Rp10.000
Biosolar: Rp6.800

40. Provinsi Papua Barat Daya
Pertamax: Rp12.600
Pertamina Dex: Rp14.800
Dexlite: Rp14.500
Pertalite: Rp10.000
Biosolar: Rp6.800


Harga BBM bersubsidi hingga saat ini masih belum mengalami perubahan sejak penyesuaian terakhir pada 2022. Pertalite tetap dijual dengan harga Rp10.000 per liter, sementara Solar subsidi bertahan di angka Rp6.800 per liter.

Pemerintah memastikan bahwa harga kedua jenis BBM tersebut akan tetap stabil setidaknya sampai akhir tahun 2026. Kepastian ini disampaikan oleh Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, meskipun tekanan dari kenaikan harga minyak dunia terus terjadi akibat konflik geopolitik yang memanas.

Menurutnya, lonjakan harga minyak global yang dipicu ketegangan antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran memang memberi dampak signifikan. Namun, pemerintah telah menghitung skenario fiskal agar harga BBM subsidi tetap bisa ditahan.

Dalam pernyataannya saat rapat kerja bersama Komisi XI DPR RI di Jakarta pada 6 April 2026, ia menegaskan bahwa asumsi harga minyak dunia berada di kisaran 100 dolar AS per barel sudah diperhitungkan dalam kebijakan tersebut. Dengan dasar itu, pemerintah optimistis tidak akan menaikkan harga BBM subsidi hingga akhir tahun.

Meski demikian, kondisi berbeda berlaku untuk BBM non-subsidi. Purbaya menyebutkan bahwa pihaknya tidak bisa memberikan kepastian terkait harga jenis BBM ini karena sepenuhnya mengikuti mekanisme pasar dan tidak mendapatkan intervensi harga dari pemerintah.

Hal senada juga disampaikan oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia. Ia menjelaskan bahwa harga BBM non-subsidi seperti Pertamax, Pertamax Turbo, dan Dexlite akan terus menyesuaikan dengan perkembangan harga minyak dunia.

Untuk saat ini, pemerintah masih melakukan kalkulasi terkait potensi perubahan harga BBM non-subsidi. Meski begitu, Bahlil memastikan bahwa pada April 2026 belum akan ada kenaikan, sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas ekonomi masyarakat.

Sejalan dengan pernyataan Menteri Keuangan, pemerintah menegaskan bahwa kebijakan menjaga harga BBM subsidi tetap tidak berubah hingga akhir 2026 merupakan arahan langsung dari Presiden. (*)


Artikel ini telah tayang di TribunJabar.id

Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved