Kajati Gorontalo Dimutasi
14 Kajati Diganti Jaksa Agung, Kajati Gorontalo Riyono Ikut Dimutasi
Sebanyak 14 Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) diganti Jaksa Agung ST Burhanuddin pada tertanggal 13 April 2026.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/080122-ST-Burhanuddin-7.jpg)
Ringkasan Berita:
- 14 Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) diganti Jaksa Agung ST Burhanuddin pada tertanggal 13 April 2026.
- Pergantian posisi strategis ini terjadi dari tingkat pusat hingga daerah termasuk Kajati Gorontalo Riyono
- Ikut rotasi juga posisi penting di internal Kejaksaan Agung seperti direktur hingga sekretaris Jaksa Agung Muda.
TRIBUNGORONTALO.COM - Sebanyak 14 Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) diganti Jaksa Agung ST Burhanuddin pada tertanggal 13 April 2026.
Selain pergantian posisi 14 Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati), ikut rotasi juga sejumlah posisi penting di internal Kejaksaan Agung seperti direktur hingga sekretaris Jaksa Agung Muda.
Mutasi besar-besaran ini berdasarkan Keputusan Jaksa Agung Nomor 488 Tahun 2026.
Pergantian posisi strategis ini terjadi dari tingkat pusat hingga daerah termasuk Kajati Gorontalo Riyono ikut dimutasi Jaksa Agung.
Riyono dilantik menjabat Kajati Gorontalo belum setahun, Jaksa Agung, ST Burhanuddin melantiknya pada Rabu (16/7/2025).
Riyono dimutasi menjadi menjadi Inspektur Keuangan I JAM Pengawasan. Posisinya diganti Sumurung Pandapotan Simaremare yang menjabat Direktur I JAM Intelijen.
Langkah ini disebut sebagai bagian dari penyegaran organisasi sekaligus upaya meningkatkan kinerja institusi penegak hukum.
Rotasi jabatan dinilai penting untuk menjaga dinamika organisasi serta memperkuat penegakan hukum di berbagai daerah.
Dalam keputusan tersebut, sejumlah nama pejabat tinggi bergeser posisi, baik dari daerah ke pusat maupun sebaliknya.
Pergeseran ini juga mencerminkan pola promosi dan penugasan strategis bagi jaksa-jaksa senior.
Berikut Daftar lengkap mutasi Kajati
- Agus Sahat Sampe Tua Lumban Gaol → dari Kajati Jawa Timur menjadi Sekretaris JAM Pidana Umum.
- Abd Qohar AF → dari Kajati Sulawesi Tenggara menjadi Kajati Jawa Timur.
- Sugeng Riyanta → dari Direktur D JAM Pidana Umum menjadi Kajati Sulawesi Tenggara.
- Dwi Agus Arfianto → dari Wakajati Sulawesi Tenggara menjadi Direktur D JAM Pidana Umum.
- Darmukit → dari Koordinator JAM Pidana Umum menjadi Wakajati Sulawesi Tenggara.
- Jurist Precisely → dari Asisten Pidum Kejati Sumut menjadi Koordinator JAM Pidana Umum.
- Didik Farkhan Alisyahdi → dari Kajati Sulawesi Selatan menjadi Sekretaris JAM Pidana Khusus.
- Sila Haholongan → dari Kajati Kepulauan Bangka Belitung menjadi Kajati Sulawesi Selatan.
- Riono Budisantoso → dari Direktur Penuntutan JAM Pidana Khusus menjadi Kajati Kepulauan Bangka Belitung.
- Ardito Muwardi → dari Wakajati Banten menjadi Direktur Penuntutan JAM Pidana Khusus.
- Rinaldi Umar → dari Jaksa Ahli Madya JAM Intelijen (ditugaskan di Kemenaker) menjadi Wakajati Banten.
- Hermon Dekristo → dari Kajati Jawa Barat menjadi Sekretaris JAM Pidana Militer.
- Sutikno → dari Kajati Riau menjadi Kajati Jawa Barat.
- I Dewa Gede Wirajana → dari Inspektur III JAM Pengawasan menjadi Kajati Riau.
- Harli Siregar → dari Kajati Sumut menjadi Inspektur III JAM Pengawasan.
- Muhibuddin → dari Kajati Sumbar menjadi Kajati Sumut.
- Dedie Tri Hariyadi → dari Direktur Pelanggaran HAM Berat JAM Pidsus menjadi Kajati Sumbar.
- N Rahmat R → dari Kajati Sulawesi Tengah menjadi Direktur Pelanggaran HAM Berat JAM Pidsus.
- Zullikar Tanjung → dari Direktur B JAM Pidum menjadi Kajati Sulawesi Tengah.
- Siswanto → dari Kajati Jawa Tengah menjadi Direktur B JAM Pidum.
- Teguh Subroto → dari Inspektur Keuangan III JAM Pengawasan menjadi Kajati Jawa Tengah.
- Sukarman Sumarinton → dari Kajati Sulbar menjadi Inspektur Keuangan III JAM Pengawasan.
- Budi Hartawan Panjaitan → dari Inspektur Keuangan I JAM Pengawasan menjadi Kajati Sulbar.
- Riyono → dari Kajati Gorontalo menjadi Inspektur Keuangan I JAM Pengawasan.
- Sumurung Pandapotan Simaremare → dari Direktur I JAM Intelijen menjadi Kajati Gorontalo.
- Edi Handojo → dari Wakajati Riau menjadi Direktur I JAM Intelijen.
- Adhi Prabowo → dari Wakajati Maluku menjadi Wakajati Riau.
- Datuk Rosihan Anwar → dari Koordinator JAM Pidana Militer menjadi Wakajati Maluku.
- Wagiyo → dari Asisten Pidsus Kejati Jatim menjadi Koordinator JAM Pidana Militer.
- Lila Agustina → dari Wakajati Jateng menjadi Kepala Pusat Kesehatan Yustisial.
- Erich Folanda → dari Wakajati Kalbar menjadi Wakajati Jateng.
- Laksmi Indriyah Rohmulyati → dari Koordinator JAM Perdata dan TUN menjadi Wakajati Kalbar.
- Mukhlis → dari Asisten Pemulihan Aset Kejati Jateng menjadi Koordinator JAM Perdata dan TUN.
- Suwandi → dari Wakajati Lampung menjadi Kepala Pusat Strategi Kebijakan Penegakan Hukum.
- Teuku Rahmatsyah → dari Wakajati NTT menjadi Wakajati Lampung.
- Wahyu Sabrudin → dari Koordinator JAM Pidsus menjadi Wakajati NTT.
- Agustinus Herimulyanto → dari Asintel Kejati Jabar menjadi Koordinator JAM Pidsus.
- Sunarwan → dari Wakajati Bali menjadi Kepala Biro Perlengkapan JAM Pembinaan.
- I Made Sudarmawan → dari Wakajati Kaltara menjadi Wakajati Bali.
- Bangkit Sormin → dari Koordinator JAM Intelijen menjadi Wakajati Kaltara.
- Mochamad Jeffry → dari Kasubdit Monitoring dan Evaluasi JAM Pidsus menjadi Koordinator JAM Intelijen.
- Chatarina Muliana → dari Kajati Bali menjadi Kepala Pusat Manajemen Penelusuran dan Perampasan Aset.
- Setiawan Budi Cahyono → dari Direktur IV JAM Intelijen menjadi Kajati Bali.
- Abdullah Noer Deny → dari Wakajati Sumut menjadi Direktur IV JAM Intelijen.
- Eko Adhyaksono → dari Wakajati Sulut menjadi Wakajati Sumut.
- Feri Tas → dari Koordinator JAM Perdata dan TUN menjadi Wakajati Sulut.
- Farhan → dari Asisten Pengawasan Kejati Sumsel menjadi Koordinator JAM Perdata dan TUN.
- Saiful Bahri Siregar → dari Wakajati Jatim menjadi Kajati Bengkulu.
- Luhur Istighfar → dari Wakajati Papua Barat menjadi Wakajati Jatim.
- Freddy D Simandjuntak → dari Koordinator JAM Pidum menjadi Wakajati Papua Barat.
- Agustian Sunaryo → dari Kasubdit Prapenuntutan JAM Pidum menjadi Koordinator JAM Pidum.
- Asmadi → dari Koordinator JAM Intelijen menjadi Wakajati Papua.
- Sunarko → dari Kasubdit IV.B JAM Intelijen menjadi Koordinator JAM Intelijen.
- Itulah daftar mutasi pejabat kejaksaan sesuai Keputusan Jaksa Agung RI Nomor 488 Tahun 2026.
Sosok Riyono, Kepala Kejaksaan Tinggi Gorontalo yang Dimutasi Jaksa Agung
Riyono diketahui menggantikan I Dewa Gede Wirajana yang dipindahtugaskan menjadi Inspektur III pada Jaksa Agung Muda Pengawasan Kejaksaan Agung RI.
Riyono dilantik sebagai Kajati Gorontalo oleh Jaksa Agung, ST Burhanuddin pada Rabu (16/7/2025).
Jaksa Agung melantik secara serentak 34 pejabat baru yang bertugas sebagai Kajati hingga Sekretaris Jampidum.
Riyono sebelumnya memegang jabatan Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Barat.
| Sumurung Pandapotan Simaremare Ditunjuk Jadi Kajati Gorontalo Gantikan Riyono, Ini Sosoknya |
|
|---|
| Sosok Sumurung Pandapotan Simaremare Kajati Gorontalo Baru, Penegak Disiplin dan Kode Etik Jaksa |
|
|---|
| Nama-nama 14 Kajati Ditunjuk Jaksa Agung, Sumurung Pandapotan Simaremare Pimpin Kejati Gorontalo |
|
|---|
| Jaksa Agung Tunjuk Sumurung Pandapotan Simaremare Jadi Kajati Gorontalo Gantikan Riyono |
|
|---|
| BREAKING NEWS Kajati Gorontalo Purwanto Joko Irianto Diganti Gede Wirajana, Ada 2 Kajari Dimutasi |
|
|---|