Prakiraan Cuaca
BMKG Prediksi Hujan Sepekan di Seluruh Indonesia, 27 Maret–2 April 2026
BMKG mengeluarkan prakiraan cuaca sepekan ke depan di seluruh Indonesia pada periode arus balik Lebaran 2026, yakni 27 Maret hingga 2 April 2026.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Cuaca-ekstrem-hujan-deras-96jkr969i6.jpg)
Ringkasan Berita:
- 27 Maret – 2 April 2026: Hujan ringan hingga sedang dominan di sebagian besar wilayah Indonesia.
- Waspada Hujan Lebat & Angin Kencang: Beberapa daerah, termasuk DKI Jakarta, Jawa Barat, Papua, dan NTT, berpotensi hujan lebat dan angin kencang.
- Imbauan BMKG: Tingkatkan kewaspadaan, perhatikan kondisi cuaca saat perjalanan Lebaran, dan pantau info resmi BMKG secara rutin.
TRIBUNGORONTALO.COM -- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan prakiraan cuaca sepekan ke depan di seluruh Indonesia pada periode arus balik Lebaran 2026, yakni 27 Maret hingga 2 April 2026.
BMKG menyampaikan informasi ini melalui unggahan di akun Instagram resminya, @infobmkg, pada Kamis (26/3/2026).
Menurut BMKG, kondisi atmosfer dalam beberapa hari ke depan dipengaruhi oleh fenomena MJO (Madden-Julian Oscillation) yang aktif secara spasial pada 27-28 Maret 2026.
Fenomena ini diperkirakan memengaruhi wilayah Samudra Hindia barat Aceh hingga Kepulauan Nias, Laut Arafuru, sebagian besar Pulau Papua, serta perairan utara Papua, yang berpotensi meningkatkan pembentukan awan hujan dan curah hujan di sejumlah daerah.
Baca juga: Peringatan Dini BMKG se-Indonesia Besok Sabtu 28 Maret 2026: Hujan Lebat di NTB, Angin Kencang NTT
Periode 27-29 Maret 2026
BMKG memprediksi cuaca di Indonesia pada 27-29 Maret 2026 akan didominasi hujan ringan hingga sedang.
Waspada Hujan Sedang-Lebat
Beberapa daerah yang perlu mewaspadai hujan sedang hingga lebat antara lain:
- Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Riau, Jambi, Sumatra Selatan, Kep. Bangka Belitung, Bengkulu, Lampung
- Banten, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Timur
- Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan
- Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara
- Maluku Utara, Maluku, Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua Tengah, Papua Pegunungan
Siaga Hujan Lebat-Sangat Lebat
Daerah yang diimbau siaga hujan lebat hingga sangat lebat:
- DKI Jakarta
- Jawa Barat
- DI Yogyakarta
- Nusa Tenggara Barat
- Papua
- Papua Selatan
Waspada Angin Kencang
BMKG juga memperingatkan potensi angin kencang di:
- Nusa Tenggara Timur
- Papua
Baca juga: Gempa Bumi Magnitudo 2,4 Guncang Wilayah Sumba, Ini Penjelasan BMKG
Periode 30 Maret-2 April 2026
Pada 30 Maret hingga 2 April 2026, kondisi cuaca di Indonesia diperkirakan masih didominasi hujan ringan hingga sedang.
Waspada Hujan Sedang-Lebat
Daerah yang perlu mengantisipasi hujan sedang hingga lebat antara lain:
- Aceh, Sumatra Utara, Riau, Jambi, Sumatra Selatan, Kep. Bangka Belitung, Lampung
- Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur
- Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur
- Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan
- Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara
- Maluku Utara, Maluku, Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua Tengah, Papua, Papua Selatan
Siaga Hujan Lebat-Sangat Lebat
Daerah yang diimbau siaga hujan lebat hingga sangat lebat:
- Sumatra Barat
- Papua Pegunungan
Waspada Angin Kencang
Daerah berpotensi angin kencang:
- Riau
- Kalimantan Timur
- Nusa Tenggara Timur
Baca juga: Prakiraan Cuaca BMKG Jumat, 27 Maret 2026: Kabupaten-Kota Gorontalo Berawan hingga Hujan Ringan
Imbauan BMKG
BMKG mengingatkan masyarakat dan pihak terkait untuk:
- Meningkatkan kewaspadaan terhadap cuaca ekstrem yang berpotensi memicu bencana hidrometeorologi.
- Pengendara kendaraan bermotor perlu berhati-hati terhadap hujan lebat disertai kilat, petir, dan angin kencang, terutama selama perjalanan Lebaran.
- Memperhatikan kondisi cuaca yang dapat berubah sewaktu-waktu saat merencanakan aktivitas di darat, laut, udara, maupun kegiatan luar ruang seperti ibadah dan wisata.
- Memantau secara rutin informasi prakiraan cuaca, peringatan dini, dan peringatan cuaca ekstrem resmi melalui kanal BMKG.
- Melakukan langkah antisipatif di lingkungan sekitar guna meminimalkan dampak cuaca ekstrem. (*)
(Sumber : Kompas.tv)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.