Senin, 23 Maret 2026

Mudik Lebaran 2026

Jadwal Puncak Arus Balik 2026, Catat Tanggalnya dan Hindari Kemacetan Parah

Masyarakat yang sedang menikmati momen mudik Idulfitri 1447 Hijriah kini diminta untuk segera mengalihkan perhatian pada jadwal kepulangan.

Tayang:
Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto Jadwal Puncak Arus Balik 2026, Catat Tanggalnya dan Hindari Kemacetan Parah
TribunGorontalo.com/Fajri A Kidjab
ARUS BALIK — Suasana di area Arrival Gate Bandara Djalaluddin Gorontalo, Sabtu (14/3/2026). Simak jadwal puncak arus balik 2026. (Sumber Foto: TribunGorontalo.com/Fajri A Kidjab) 

Ringkasan Berita:
  • Puncak arus balik Idulfitri 2026 diperkirakan terbagi menjadi dua fase, yakni gelombang pertama pada 23-24 Maret dan gelombang kedua pada 28-29 Maret 2026 yang diprediksi paling padat
  • Korlantas Polri menyarankan pemudik untuk melakukan perjalanan balik lebih awal pada tanggal 26-27 Maret serta memanfaatkan kebijakan Work From Anywhere (WFA)
  • Ribuan personel Operasi Ketupat tetap disiagakan di titik rawan macet, sementara moda transportasi seperti kapal feri di Gorontalo

 

TRIBUNGORONTALO.COM – Masyarakat yang sedang menikmati momen mudik Idulfitri 1447 Hijriah kini diminta untuk segera mengalihkan perhatian pada jadwal kepulangan. Mengingat puncak arus balik mudik 2026 diprediksi akan memicu kemacetan hebat di sejumlah titik krusial.

Pemerintah melalui Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri telah mengeluarkan peringatan dini agar para pemudik mengatur waktu perjalanan dengan sangat bijak.

Hal ini dilakukan demi menghindari penumpukan kendaraan yang ekstrem, terutama pada jalur tol trans dan jalan arteri utama.

Kepadatan arus balik tahun ini diprediksi akan sangat dipengaruhi oleh jadwal masuk sekolah dan instansi perkantoran yang jatuh secara bersamaan di akhir Maret 2026. Oleh karena itu, sinkronisasi waktu menjadi kunci utama kelancaran perjalanan Anda.

Prediksi Dua Gelombang Puncak Arus Balik

ARUS MUDIK - Suasana arus mudik di Termintal Transit Car Telaga Gorontalo, Senin (16/3/2026) (TribunGorontalo.com/Prayogi Putra Deluhula)
ARUS BALIK - Suasana Terminal Transit Car Telaga Gorontalo, Senin (16/3/2026) (TribunGorontalo.com/Prayogi Putra Deluhula)

Berdasarkan analisis data lapangan, puncak arus balik diprediksi akan terbagi ke dalam dua gelombang besar. Pembagian ini merupakan bagian dari strategi manajemen lalu lintas untuk mencegah terjadinya stagnasi total di jalan raya.

Gelombang pertama puncak arus balik diperkirakan akan terjadi pada Senin, 23 Maret 2026, dan Selasa, 24 Maret 2026. Periode ini biasanya didominasi oleh pekerja yang memiliki masa cuti lebih singkat.

Sementara itu, gelombang kedua diprediksi terjadi pada Sabtu, 28 Maret 2026, dan Minggu, 29 Maret 2026. Gelombang kedua inilah yang paling diwaspadai oleh petugas kepolisian karena bertepatan dengan berakhirnya masa libur sekolah.

Kepala Korlantas Polri, Irjen Pol Agus Suryonugroho, mengingatkan masyarakat untuk tidak bertumpu pada satu waktu saja untuk kembali ke kota asal. Konsentrasi kendaraan pada hari Minggu, 29 Maret, berpotensi menciptakan kemacetan horor.

"Silakan manfaatkan kebijakan bekerja dari mana saja atau Work From Anywhere (WFA). Tanggal 26 hingga 28 Maret itu momentum yang sangat baik untuk kembali lebih awal," ujar Irjen Pol Agus Suryonugroho seperti dilansir TribunGorontalo.com dari KompasTV, Senin (23/3/2026).

Pemanfaatan kebijakan WFA bagi para pekerja diharapkan bisa membantu mengurai penumpukan kendaraan. Dengan bekerja secara fleksibel, masyarakat tidak perlu mengejar waktu tiba yang bersamaan di pusat kota.

Baca juga: Jadwal Masuk Sekolah Pasca-Idulfitri 2026 Berdasarkan SKB Tiga Menteri

Kesiapan Operasi Ketupat dan Pengamanan Jalur

Dalam mengawal pergerakan jutaan kendaraan ini, Operasi Ketupat 2026 tetap disiagakan dengan kekuatan penuh. Ribuan personel disebar untuk mengamankan titik-titik rawan kecelakaan.

Satgas preventif fokus pada pengaturan arus di gerbang tol dan rest area yang sering menjadi titik simpul kemacetan. Pengguna jalan diimbau untuk tidak berlama-lama di rest area jika kapasitas sudah penuh.

Selain jalur darat, koordinasi juga dilakukan pada moda transportasi lain. Di Gorontalo misalnya, jadwal kapal feri telah disesuaikan untuk melayani arus balik dengan frekuensi yang lebih tinggi.

KMP Moinit dan kapal penyeberangan lainnya dipastikan siap mengangkut penumpang yang akan kembali menyeberang menuju wilayah Sulawesi lainnya menjelang akhir Maret.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved