Bansos 2026
Bansos PKH dan BPNT 2026 Dipercepat Saat Ramadan, Cek Status Penerima di Sini
Kemensos percepat pencairan PKH dan BPNT 2026 jelang Ramadhan. Lebih 85 persen bansos triwulan I telah tersalurkan.
Gus Ipul menegaskan, penyaluran bansos dilakukan melalui Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) dan Bank Syariah Indonesia (BSI).
Baca juga: Bansos Sembako Ramadan 2026 Mulai Cair Februari, Ini Daftar Wilayahnya
Cara Mengecek Status Penerima Bansos 2026
Masyarakat dapat mengecek status kepesertaan bansos secara daring melalui dua cara berikut:
1. Melalui Aplikasi Cek Bansos Kemensos
- Unduh aplikasi Cek Bansos Kemensos di Play Store atau App Store.
- Buka aplikasi dan pilih menu Cek Bansos.
- Isi data wilayah sesuai KTP, mulai dari provinsi hingga desa/kelurahan.
- Masukkan nama lengkap sesuai KTP.
- Ketik kode captcha yang tersedia.
- Klik Cari Data.
Jika nomor induk kependudukan (NIK) terdaftar, sistem akan menampilkan jenis bantuan yang diterima, status kepesertaan, serta periode pencairan.
Baca juga: Bansos PKH dan BPNT 2026 Mulai Dicairkan, Pastikan Data Anda Tercatat di Sistem Kemensos
2. Melalui Situs Resmi Kemensos
- Kunjungi laman https://cek.bansos.kemensos.go.id
- Lengkapi data wilayah sesuai KTP.
- Masukkan nama lengkap penerima.
- Isi kode captcha.
- Klik Cari Data.
Apabila terdaftar, sistem akan menampilkan informasi jenis bansos, status, dan jadwal pencairannya.
Perlu diketahui, pencairan bansos dilakukan bertahap setiap triwulan.
Jadwal antarwilayah bisa berbeda, menyesuaikan kesiapan administrasi dan mekanisme distribusi di masing-masing daerah.
Jika bantuan belum tercantum atau terjadi perbedaan data, masyarakat dapat menghubungi pendamping sosial, RT/RW, atau pihak kelurahan setempat untuk klarifikasi.
Baca juga: Bansos PKH dan BPNT 2026 Mulai Dicairkan, Pastikan Data Anda Tercatat di Sistem Kemensos
Jenis dan Perkiraan Besaran Bansos 2026
Hingga kini, pemerintah belum mengumumkan perubahan nominal bantuan. Jika mengacu pada skema sebelumnya, berikut perkiraan besaran yang diberikan:
Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT): Rp 200.000 per bulan atau Rp 600.000 untuk pencairan tiga bulan.
Program Keluarga Harapan (PKH): nominal berbeda sesuai kategori penerima, seperti ibu hamil, anak usia dini, pelajar, lansia, dan penyandang disabilitas.
Bantuan beras: 20 kilogram per KPM per bulan.
PBI-JKN/BPJS PBI: iuran BPJS Kesehatan sebesar Rp 42.000 per orang per bulan yang dibayarkan pemerintah.
Dengan realisasi penyaluran yang telah melampaui 85 persen pada awal Ramadhan, pemerintah berharap bansos dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok selama bulan suci. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Ilustrasi-pencairan-Bansos-PKH-dan-BPNT-2026.jpg)