Harga Emas

Proyeksi Harga Emas Dunia Melonjak, Bisa Sentuh Rp3 Jutaan per Gram

menunjukkan tren positif. Bahkan beberapa analis menyebut harga emas berpotensi menyentuh US$7.000 atau sekitar Rp109,9 juta per ons

Editor: Wawan Akuba
TribunGorontalo.com
HARGA EMASI -- Diskusi panel kemudian mengarah pada proyeksi harga emas jangka panjang. Garofalo menilai harga emas berpotensi mencapai US$7.000 hingga US$8.000 per ons atau sekitar Rp109,9 juta hingga Rp125,6 juta per ons. 

Sebagai contoh, Tether diketahui memiliki cadangan sekitar 16 ton emas dengan nilai lebih dari US$2,5 miliar atau sekitar Rp39,2 triliun.

Piepenburg menjelaskan, penerbit stablecoin memanfaatkan dana dolar digital untuk membeli obligasi pemerintah AS, kemudian memanfaatkan keuntungan dari imbal hasil obligasi tersebut.

Namun, di sisi lain, sejumlah penerbit stablecoin juga mengembangkan produk berbasis emas yang dinilai lebih stabil dibanding mata uang fiat.

Menurut para panelis, masuknya sektor kripto ke pasar emas justru menjadi sinyal positif karena membuka akses investasi emas bagi lebih banyak investor.

Prediksi Harga Emas Menuju US$7.000

Diskusi panel kemudian mengarah pada proyeksi harga emas jangka panjang. Garofalo menilai harga emas berpotensi mencapai US$7.000 hingga US$8.000 per ons atau sekitar Rp109,9 juta hingga Rp125,6 juta per ons.

Ia menilai siklus kenaikan emas saat ini baru memasuki setengah fase dari tren delapan tahunan.

“Saya rasa kita baru setengah jalan dari siklus delapan tahun untuk emas. Berdasarkan fundamentalnya, arah pergerakan emas dalam jangka panjang masih naik,” ujarnya.

Para analis menilai prediksi tersebut bersifat jangka panjang, mengingat emas secara historis dikenal sebagai instrumen investasi lindung nilai yang bergerak stabil dalam periode panjang. (*)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved