Politik Nasional

12 Pernyataan Prabowo di Rakornas 2026, dari Sawit Ajaib dan Rumah Genteng

Presiden RI Prabowo Subianto memberikan sejumlah pernyataan tegas saat membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas)

Editor: Wawan Akuba
TribunGorontalo.com
RAKORNAS - Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya kejujuran, stabilitas, dan kewaspadaan saat membuka Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026 di Bogor. 

TRIBUNGORONTALO.COM -- Presiden RI Prabowo Subianto memberikan sejumlah pernyataan tegas saat membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah 2026 di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Senin (2/2/2026).

Dalam pidatonya di hadapan menteri, kepala daerah, dan pimpinan lembaga negara, Prabowo menekankan pentingnya kejujuran, stabilitas pemerintahan, dan kewaspadaan terhadap ancaman dalam dan luar negeri.

Prabowo mengingatkan bahwa rakyat menginginkan pemimpin yang adil, jujur, dan bekerja untuk kepentingan publik.

Ia menegaskan bahwa kekuasaan adalah amanah yang harus dipertanggungjawabkan, dan keberhasilan pemerintahan bergantung pada sinergi antara pusat dan daerah.

Baca juga: Terkini! Gempa Bumi Terjadi Senin Sore Ini 02 Februari 2026, Cek Titik Lokasi

Selain itu, Presiden menyoroti dinamika sosial dan politik, termasuk kritik di media sosial.

Ia menyatakan kritik wajar dalam demokrasi, namun tidak boleh menjadi tindakan merusak ketertiban dan menyengsarakan rakyat.

Sorotan Pernyataan Prabowo Subianto

1.Pertanyakan HAM dan Demokrasi Negara Besar

Prabowo mengkritik negara-negara besar yang menggaungkan demokrasi dan HAM, namun gagal menanggapi tragedi kemanusiaan di dunia.

Ia menekankan pentingnya menjaga persatuan Indonesia, agar keberagaman suku, agama, ras, dan bahasa tidak dimanfaatkan pihak lain untuk memecah belah.

2.Politik Luar Negeri Bebas Aktif dan Non-Blok

Presiden menegaskan Indonesia tidak akan bergabung dengan pakta militer manapun, tetap mengedepankan prinsip politik luar negeri bebas aktif.

Ia menyebut filosofi “seribu kawan terlalu sedikit, satu lawan terlalu banyak” dan mengingatkan bahwa non-blok membutuhkan kesiapan menghadapi tantangan internasional.

3.Kekhawatiran Negara Lain soal Perang Dunia III

Prabowo menyebut banyak kepala negara mengkhawatirkan kemungkinan perang dunia ketiga. Indonesia tetap menjaga netralitas, bersahabat dengan banyak negara, dan siap menghadapi ancaman nyata.

4.Eks Pejabat BUMN Siap Dipanggil Aparat Penegak Hukum

Presiden menegaskan pimpinan BUMN terdahulu bertanggung jawab atas perusahaan pelat merah yang dinilai tidak efektif, dan mereka siap dipanggil aparat hukum.

Prabowo menolak kritik bahwa pemerintahannya hanya pandai berpidato.

5.Ultimatum Kader Gerindra

Meskipun kader Partai Gerindra, Prabowo menegaskan tidak akan pandang bulu menindak pelanggaran hukum.

Ia menekankan komitmen mendukung kepala daerah tanpa memandang latar belakang politik.

6.Aksi Demo Diduga Ditunggangi Kekuatan Asing

Presiden menegaskan kebebasan berpendapat dijamin, namun aksi anarkis tidak boleh terjadi.

Ia menyebut beberapa kelompok demonstrasi dikendalikan pihak asing dan berpotensi merusak stabilitas.

7.Perintahkan Menteri Bersihkan Sampah di Lingkungan Kerja

Prabowo meminta seluruh menteri dan BUMN memimpin pembersihan sampah di kantor masing-masing setidaknya 30 menit sebelum jam kerja untuk menciptakan lingkungan kerja bersih.

8.Program “Gentengisasi” Seluruh Rumah di Indonesia

Presiden meluncurkan gerakan gentengisasi untuk seluruh rumah di Indonesia agar lebih nyaman dan sejuk, sekaligus meningkatkan estetika permukiman.

9.Sindiran kepada Gubernur Bali soal Sampah Pantai

Prabowo menyoroti kondisi pantai Bali yang kotor, mengingatkan pentingnya gotong royong masyarakat, dan siap menurunkan aparat TNI/Polri jika pemerintah daerah tidak bertindak.

10.Kelapa Sawit sebagai Tanaman Ajaib

Presiden menyebut kelapa sawit sebagai tanaman “ajaib” karena memiliki berbagai produk turunan yang dibutuhkan dunia, menepis kritik dari kelompok yang dianggap “nyinyir”.

11.Sindiran kepada Kelompok yang Nyinyir soal Sawit

Prabowo menegaskan pengembangan kelapa sawit dilakukan demi kepentingan rakyat Indonesia, bukan untuk kepentingan pihak tertentu.

12.Dukungan kepada Kepala Daerah Berbeda Partai

Presiden menyatakan dukungan kepada Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meski berbeda partai politik, menegaskan fokus pada kemajuan bangsa dan keamanan masyarakat.
 
(*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Jadwal Imsakiyah
Rabu, 25 Februari 2026 (7 Ramadan 1447 H)
Kota Gorontalo
Imsak 04:33
Subuh 04:43
Zhuhr 12:04
‘Ashr 15:18
Maghrib 18:07
‘Isya’ 19:16

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved